Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Musa Widiaatmodjo, Desainer
Dream - Para pecinta mode pasti tidak asing dengan celana kulot. Sebuah celana berpotongan longgar yang memang didesain dengan menggabungkan model celana dan rok. Sederet hijaber pun terlihat menggemari pilihan fesyen yang satu ini.
Tren celana yang pernah tenar pada tahun 90-an ini, kembali populer di kalangan anak muda sebagai pilihan busana yang cocok dikenakan saat suasana non formal. " Ini kan pilihan yang tepat sekali untuk para perempuan yang ingin tampil kasual tapi tidak tampil seperti laki-laki," tutur desainer kondang, Musa Widiaatmodjo.
Tapi sayangnya, seiring dengan perkembangan fesyen banyak orang yang salah kaprah dalam mendesain celana kulot. Musa menilai, seharusnya celana kulot tidak buat terlalu lebar, dan membuat si pemakainya terlihat tenggelam dengan busana yang dikenakannya.
" Harus disesuaikan dengan proporsi tubuh, dan kalau kakinya besar nggak bagus karena akan semakin membuat potongan tubuh menjadi lebih bervolume," ungkapnya saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan.
Selain itu, celana dengan bentuk lebar ini juga tidak sesuai dipadupadankan dengan sepatu tinggi berhak runcing seperti stiletto. " Lebih bagus kalau pakai wedges, jadi pilih sepatu atau sandal yang tumit lebar dan tebal aja," imbuh pria yang telah 27 tahun bergelut di dunia mode itu.
Pakaian yang tidak terlalu longgar atau kardigan menjadi atasan yang tepat untuk dipasangkan dengan celana kulot. Selain itu, pilihan baju berbahan kaos juga sangat tepat untuk melengkapi penampilan agar tampak lebih sedap dipandang.
" Jangan terlalu gombrong atasannya, karena bawahnya sudah lebar jadi nanti jadi aneh," tutup Musa.
(Laporan: Ratih Wulan)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya