Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Payudara merupakan aset berharga seorang wanita. Meski merupakan bagian tertutup, banyak wanita berupaya menjaga kecantikan payudara mereka. Terutama agar tetap kencang dan tidak mengendur.
Payudara kendur banyak disebabkan oleh berbagai hal. Salah satu yang paling berpengaruh adalah pertambahan usia, di mana kadar elastin dan kolagen pada kulit semakin menipis. Ligamen dinding dada juga semakin lemah seiring wanita menua.
" Perubahan tubuh yang drastis juga bisa membuat payudara kendur, seperti kondisi pasca melahirkan dan diet ketat," ujar Fafa, Beauty Therapist Eva Beaute Center di Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 15 Oktober 2019.

Fafa, Beauty Therapist Eva Beaute Center
Berbagai metode dilakukan demi mengencangkan payudara. Bahkan, tak sedikit wanita yang rela menempuh proses ekstrem seperti botox dan pasang implan demi memperbesar ukuran.
Metode itu cukup berisiko karena dilakukan dengan memasukkan benda asing ke dalam tubuh. Di lain sisi, pemakaian krim dan minyak payudara juga tidak memberi hasil nyata meski lebih aman.

" Krim dan minyak bulus tidak benar-benar mengencangkan payudara, melainkan hanya memberi efek kulit lebih halus dan kecang," ujarnya.
Teknologi kini mampu memberikan harapan bagi wanita yang mengidamkan payudara indah tanpa operasi.
Treatment IPL (Intense Pulse Laser) merupakan metode breast lifting dengan cara memanfaatkan lemak payudara.
IPL membantu meregenerasi lemak-lemak untuk mengangkat payudara, sehingga terlihat lebih kencang, padat dan meningkatkan elastisitas kulit buah dada.

" IPL merupakan cahaya hangat yang ditembakkan ke payudara. Suhu cahaya dapat diatur sesuai suhu tubuh, sehingga tidak memberi rasa sakit dan efek berbahaya setelah treatment," tutur Fafa.

Metode ini terbilang jauh lebih aman dibandingkan prosedur bedah namun tetap memberi efek nyata.
Lingkar dada rata-rata meningkat 0,5 cm - 4 cm di pemakaian pertama. Hasilnya permanen, asalkan berat badan tetap dijaga.
" Efeknya berbeda pada setiap orang, tergantung pada jumlah payudara. Jika dilakukan 5-10 kali, lingkar dada semakin meningkat jadi 1,5 cm - 8 cm (1 cup)," jelasnya.
Seperti prosedur estetika pada umumnya, treatment IPL bisa memberi efek samping pada sebagain orang.
Payudara wanita yang berkulit putih biasanya akan terlihat kemerahan usai treatment. Beberapa orang juga bisa mengalami gatal.
" Kalau merah biasanya akan hilang sendiri. Jangan pakai produk body care dulu. Kalau gatal cukup dikompres dengan air dingin," imbuhnya.

Efek itu bisa dihindari asalkan melakukan treatment di tempat yang tepat. Di Eva Beaute Center, Sahabat Dream wajib membaca form untuk memastikan kondisi tubuh layak melakukan IPL.
Wanita dengan kondisi khusus seperti sedang haid, hamil, menyusui, mengonsumsi pil kontrasepsi dan memiliki alergi tidak disarankan melakukan IPL.
Penderita kista serta wanita yang pernah melakukan operasi di bagian dada, pengangkatan ovarium, suntik dan implan juga dilarang mengikuti treatment ini.
" Tujuannya untuk menghindari masalah hormon," kata Fafa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya