Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ikea)
Dream - Totebag atau tas jinjing biru Ikea semakin populer setelah produsen tas kenamaan, Balenciaga, menjual tas yang memiliki sangat mirip. Tetapi, tas itu dijual dengan harga 1.672 pounsterling, setara Rp28 juta.
Tas mewah tersebut turut mendongkrak pamor tas jinjing Ikea yang sebenarnya hanya berharga puluhan ribu rupiah saja. Peristiwa itu menginspirasi Ikea untuk berinovasi mengubah tas tersebut menjadi tas Frakta bernilai tinggi sebagai aksesoris fashion high end.
Ikea menilai sekarang waktunya mengangkat tas Frakta menjadi fashion kelas atas.
Belum lama ini, retail furnitur asal Swedia tersebut berkolabborasi dengan Virgil Abloh yaitu pendiri dan perancang Off-White mengubah tas biru berukuran besar secara keseluruhan.

Ini tentu menjadi sebuah kejutan besar karena Virgil Abloh dikenal sebagai orang yang suka merancang produk minimalis, berestetika dan aesthetic. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan tas plastik biru milik Ikea itu.
Virgil Abloh juga menjabat sebagai direktur seni untuk Watch the Throne dan merupakan teman baik Kanye West.
Jadi banyak orang berharap perancang Yeezy-esque mengambil peranan dalam merancang totebag itu. Beberapa juga menyarankan agar dibuat dalam tone yang netral, bukan biru.

Lalu desainnya juga dibuat lebih ramping dan sederhana, namun tetap cukup untuk memuat semua barang laiknya tas biru tersebut.
W Magazine melaporkan tas itu sebetulnya berbentuk sama dengan Frakta klasik. Tapi terbuat dari kardus yang dihiasi dengan kata 'Sculpture' di sampingnya.
Belum jelas bagaimana akhir desain tas itu nantinya, tapi akan ada prototipe yang disatukan dengan pita berwarna cerah.
Dalam sebuah pernyataan resmi Virgil menjelaskan ia menafsirkan ulang tas itu sebagai penanda fase kedewasaan seseorang.
"Mereka pergi berbelanja sendiri dan memiliki selera sendiri pada barang pertama yang dibelinya. Saya tertarik untuk memikirkan bagaimana pembelian tersebut diinformasikan," tutur Virgil.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'
