Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Tea Mixology (Foto: Shutterstock)
Dream - Sajian teh tak pernah ada matinya. Apalagi jika dikreasikan dengan beragam rasa dan bahan yang melahirkan sensasi rasa yang berbeda.
Bicara soal teh, kini sebuah teknik penyajian teh dengan cara berbeda sedang menjadi tren. Namanya, tea mixology. Beberapa waktu lalu, Association of Indonesia Specialty Tea (AISTea) menggelar kompetisi Tea Brewing and Tea Mixologist pertama di Indonesia di acara SIAL InterFood di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
William Wongso, pakar kuliner yang jadi salah satu juri di kompetisi itu mengatakan, mixology bukan semata mencampur segala macam bahan. Pencampuran tersebut harus memiliki tujuan.
Juri lain sekaligus pakar teh, Ratna Somantri kepada Liputan6.com, menuturkan tea mixology dianggap sukses ketika pencampuran beberapa bahan bisa menghasilkan karakter rasa baru yang lebih nikmat dari masing-masing komponen bahan itu.
" Jadi, misalnya bikin teh dicampur buah, dicampur bunga. Kalau cuma sekadar rasa bunga, buah, dan teh ya jadinya cuma es teh saja. Tapi, kalau tea mixology itu rasanya harus baru, berbeda, dan spesial," jelas Ratna.
Ia manambahkan, tea mixology adalah salah satu bukti kalau teh juga bisa disajikan dengan trendi, modern, dan kreatif. Apalagi, varian teh banyak sekali.
" Tea mixology ini masih baru banget. Makanya, tadi beberapa peserta kayak masih bingung bagaimana mencampurkan teh dengan bahan lain," tambahnya.
Menurut Ratna, kreasi penyajian teh itu hanya berbatas kreativitas. " Kita bisa buat banyak sekali kreasi teh, baik minuman maupun makanan. Tapi, yang paling penting, kita harus mengerti dulu tentang teh atau karakter rasa teh ini," katanya.
Cara menyeduh, memadukannya dengan bahan lain serta memasangkannya dengan camilan juga jadi seni tersendiri. Perpaduan rasanya harus pas. Seru!
(Sah, Laporan Asnida Riani/ Liputan6.com)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol