Terjebak dalam Toxic Relationship? Kenali Tanda dan Pengaruhnya Pada Mental

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 28 Mei 2020 08:12
Terjebak dalam Toxic Relationship? Kenali Tanda dan Pengaruhnya Pada Mental
Toxic relationship akan memberikan efek buruk pada kesehatan kamu

Dream – Tak selamanya hubungan berjalan sesuai rencana kita. Adakalanya sebuah hubungan yang sedang dijalani malah menjadi penghambat perjalanan hidup baik dari sisi produktif, kesehatan hingga kebahagiaan.

Hubungan yang tidak sehat akan memberikan efek buruk pada kesehatan. Sedang menjalani hubungan dengan berbagai hambatan semacam itu? Bisa jadi kamu terjebak toxic relationship atau hubungan tidak sehat.

Seringkali orang tidak menyadari jika dirinya terjebak dalam toxic relationship. Maka dari itu, kamu perlu mengatahui apa itu toxic relationship dan seperti apa tanda-tandanya. Melansir dari SehatQ, simak ulasannya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Apa Itu Toxic Relationship?

Melansir dari psychalive.org, toxic Relationship sering ditandai dengan hubungan berulang yang saling menghancurkan antara pasangan. Pola-pola ini akan menyebabkan kecemburuan, posesif, dominasi, menipulasi, putus asa, egois, atau penolakan.

 Baca Doa Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan© MEN

Akan tetapi, toxic relationship melibatkan daya tarik yang intens dengan pasangan satu sama lain. Meskipun rasa sakit mereka berdua menyebabkan satu sama lain.

Kondisi ini akan jelas terlihat pada pasangan yang telah memasuki fase “ Ikatan Fantasi”, atau sebuah istilah yang dikembangkan oleh psikolog sekaligus penulis dr. Robert Firestone untuk menggambarkan ilusi hubungan yang diciptakan antara dua orang untuk membantu meringankan ketakutan masing-masing dengan cara yang keliru.

Ikatan fantasi adalah toxic (racun) bagi suatu hubungan karena menggantikan perasaan cinta dan dukungan yang nyata dengan keinginan untuk menggabungkan identitas dan beroperasi sebagai satu kesatuan.

Sebuah hubungan dengan pasangan adalah menjadikan kamu dan aku menjadi ‘kita’. Toxic relationship menjadi lebih tentang bentuk penampilan dan peran daripada substansi perasaan dan kejujuran.

2 dari 4 halaman

Mengenali Tanda-Tanda Toxic Relationship

 Ilustrasi© Pixabay

Melansir dari SehatQ, perempuan rentan menjadi korban dari toxic relationship. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan hubungan yang tidak sehat ini juga dialami oleh para lelaki. Kamu perlu mengidentifikasi hubunganmu dengan pasanganmu, apakah terjebak dalam toxic relationship atau tidak. Sehingga kamu perlu mengenali tanda-tandanya.

Tidak Pernah Merasa Cukup

Jika kamu menjalin hubungan dengan orang yang memiliki kecenderungan merusak, akan membuatmu tidak akan pernah merasa cukup. Kamu merasa segala yang kamu lakukan selalu salah. Kamu berusaha mencari pengakuan dari pasangan kamu, dan terus menerus mencari pengakuan tersebut.

Susah Menjadi Diri Sendiri

Toxic relationship ditandai dengan merasa kesulitan menjadi diri sendiri. Kamu merasa harus selalu memerhatikan apa yang kamu lakukan dan ucapkan, karena takut melakukan kesalahan. Kamu menjadi diteror oleh ketakutan untuk menyampaikan sesuatu karena takut akan reaksi negative dari pasangan.

Direndahkan

Tanda toxic relationship yang lain adalah selalu merasa direndahkan. Mungkin saja kamu sering menerima perlakuan dari pasangan kamu degan kata-kata yang tidak pantas. Jika kamu sering mengalami kondisi ini, berarti kamu telah terjebak dalam toxic relationship.

Dianggap Sebagai Sumber Masalah

Pasangan kamu akan selalu menumpahkan semua kesalahan kepadamu, dan kamu dianggap sebagai sumber masalah. Jika pasangan kamu terus menerus menyalahkan kamu, padahal dia yang salah, berarti kamu sedang berada di dalam kondisi toxic relationship.

3 dari 4 halaman

Tanda-Tanda Toxic Relationship

Mengisolasi Diri

Hubungan dengan pasanganmu jangan sampai membuatmu menjauhkan diri dari keluarga dan sahabat-sahabat. Jika kamu mengisolasi diri dari keluarga dan teman dekat berarti kamu sedang mengalami tanda-tanda toxic relationship.

Cemburu Berlebihan

Bagi dunia bucin (istilah untuk budak cinta), cemburu itu memang tanda sayang. Tapi kalau cemburunya berlebihan dan mengganggu relasimu dengan teman-teman kamu, berarti kamu sedang berada dalam toxic relationship. Kecemburuan ini tidak hanya muncul saat kamu berhubungan dengan temanmu, tapi juga menyangkut karir, hingga penghasilan.

Tak Saling Mendukung

Jika kamu dan pasangan kamu sudah tidak saling mendukung lagi, maka sudah jelas kamu berada dalam toxic relationship. Hubungan yang sehat semestinya akan berdampak positif bagi kehidupan, saling mendukung dan bersikap profesional.

Komunikasi yang Buruk

Dalam hubungan yang sudah dalam fase toxic relationship, konsep saling menghargai sudah tidak berlaku lagi. Ketika ada perbedaan pendapat antara satu sama lain, bukan kritik dan saran yang membangun, namun malah kata-kata kasar dan sarkas yang muncul. Hal ini akan mengakibatkan pasangan menjadi enggan untuk saling bicara. Sehingga mengakibatkan komunikasi yang buruk dengan pasangan.

Over Posesif dan Suka Mengatur

Tanda toxic relationship yang lainnya adalah jika di dalam menjalin hubungan, pasangan kamu terlalu ingin tahu kehidupan pribadimu secara berlebihan. Pasanganmu selalu menanyakan posisi kamu dimana, dan marah jika kamu tidak segera memberitahunya dengan cepat, maka kamu telah terjebak dalam toxic relationship.

Karena tanda-tandanya, pasanganmu akan terlalu posesif dan suka mengatur kehidupan pribadimu. Jika kamu berada dalam kondisi yang sudah kit aulas di atas, maka sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk keluar dari hubungan yang toxic ini. karena bisa mengganggu kesehatan mental kamu loh guys.

4 dari 4 halaman

Toxic Relationship Berpengaruh Pada Kesehatan Mental

 Ilustrasi© sehatQ

Hubungan yang tidak sehat akan berpengaruh pada kondisi kesehatan mental kamu. Karena kamu bakalan mengalami stress, depresi, dan mengalami gangguan kecemasan berlebihan. Toxic relationship ternyata juga tidak baik untuk kesehatan fisik kamu, guys.

Toxic relationship akan berisiko membuat sesorang terkena penyakit jantung. Menahan perasaan marah dan kesal, seperti yang kerap dilakukan oleh orang dalam toxic relationship, akan memengaruhi kesehatan hubungan, karena hubungan cenderung berusia singkat.

Toxic relationship juga akan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh kamu. Jika kamu ingin keluar dari hubungan yang tidak sehat semacam ini, bukanlah perkara yang mudah. Kamu harus menyadari tenda-tandanya dan memiliki kesadaran penuh, sehingga jalan meninggalkan toxic relationship ini akan semakin terbuka.

Percayalah Sahabat Dream, jika kamu mempertahankan hubungan yang selalu toxic semacam ini, sementara pasanganmu tidak mau berubah, maka kamu hanya akan menyakiti dirimu sendiri.

Karena kesehatan fisik seseorang juga dipengaruhi oleh kondisi mental. Yuk sama-sama kita membangun hubungan yang sehat dengan pasangan, supaya hidup menjadi lebih bahagia dan tetap produktif. (mut)

Beri Komentar