Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Terlalu Banyak Pengharum Ruangan, Mobil Meledak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 18 Desember 2019 15:48
Terlalu Banyak Pengharum Ruangan, Mobil Meledak
Bahkan, merusak kaca-kaca gedung kantor.

Dream - Jika sedang mengemudi mobil, alangkah baiknya kamu memperhatikan penggunaan pengharum udara. Minimal, ventilasinya dibuka sedikit sebelum memutuskan untuk merokok.

Dikutip dari Oddity Central, Rabu 18 Desember 2019, sebuah mobil di West Yorkshire, Inggris, meledak usai pengemudinya mencoba menyalakan rokok setelah menyemprot kendaraan dengan pengharum ruangan. Beruntung sang sopir bisa melarikan diri dengan luka ringan.

Kejadian ini berlangsung di Fountain Street di Halifax. Ledakan yang terjadi pada Sabtu 14 Desember 2019, pukul 15.30 waktu setempat. Saksi mata mengatakan ledakan ini merusak jendela di pusat perkantoran dan menggoncang sejumlah rumah.

Saat ledakan terjadi, orang-orang langsung turun ke jalan dan melaporkannya ke Twitter. Beberapa orang menduga ledakan ini berasal dari mobil. Hanya sedikit yang menebak karena tak setiap hari mobil bisa diledakkan oleh penggunaan pengharum ruangan yang berlebihan.

“ Pemilik mobil yang diparkir di jalan itu dan telah menggunakan pengharum ruangan tetapi ventilasi tidak dibuka sebelum menyalakan rokoknya,” kata polisi West Yorkshire.

Beruntung pengemudinya hanya menderita luka ringan.

1 dari 5 halaman

Jangan Sembarangan Pakai

Dari foto-foto yang beredar, terlihat semua kaca jendela mobil rusak, tetapi juga pintu mobil. Bumper belakang hancur, dan lampu mobil merusak.

Polisi menyarankan pengemudi selalu melihat risiko penggunaan barang sehari-hari. Misalnya, membaca keterangan sebelum menyemprotkan pengharum ruangan.

“ Selalu baca labelnya,” kata polisi itu.

2 dari 5 halaman

10 Mobil Audi Digores Anak, Ayah Dituntut Rp300 Juta

Dream - Orang-orang acapkali membawa buah hatinya ke diler mobil untuk membeli kendaraan atau hanya sekedar melihat-lihat. Namun, orang tua harus memperhatikan betul anaknya.

Jangan sampai terjadi seperti di Tiongkok.

Dikutip dari Carscoops, Rabu 18 Desember 2019, pasangan suami istri membawa seorang anak perempuan mereka ke diler Audi bulan lalu. Sepasang orang tua ini tak memperhatikan anaknya dengan baik.

Sang anak yang bebas dari pengawasan orang tua, tiba-tiba mengambil sebongkah batu. Kemudian, dia “ menggambar” di bodi mobil dengan goresan-goresan. Masalahnya, anak berusia 3 tahun ini berkreasi di 10 mobil.

Tak dilaporkan model mobil mana saja yang jadi sasaran empuk sang bocah. Tapi, model Q3 dan Q8 menjadi korban. Sekadar informasi, harga Q8 ini terbilang mahal, bisa mencapai US$62.800 (Rp879,32 juta).

3 dari 5 halaman

Reaksi Diler? Ya Marah

Jangan ditanya reaksi diler. Pihak toko marah dan menuntut sang ayah. Meskipun goresannya kecil, diler menyebut mobil ini tak bisa dijual sebagai barang baru setelah dicat ulang.

Jika nekat melakukan ini, diler akan dituntut oleh iklan palsu dan dipaksa membayar pembeli tiga kali lipat dari harga pembelian.

Akibatnya mobil dicat ulang dan nilai jual akan turun. Tentu saja diler akan membayar biaya pengecatan ulang kendaraan.

Untuk menutup biaya dan penurunan harga, diler meminta sang ayah membayar US$21.493 (Rp300,94 juta). Tapi, sang ayah menolak. Kedua belah pihak akhirnya sepakat dengan angka US$10.025 (Rp140,37 juta).

4 dari 5 halaman

Jualan Ayam 8 Tahun & Ditertawakan Tetangga, Kini Boyong Audi

Dream – Kerja keras biasanya akan memberikan hasil yang baik. Jika kamu berupaya dengan baik, tentu hasilnya tak mengkhianati upayamu.

Itulah yang telah dialami oleh pasangan suami istrik asal Malaysia, Lan dan sang istri, Nur Amyza Ismai.

Dikutip dari World of Buzz, Selasa 5 November 2019, pasutri ini merintis usaha distribusi ayam kepada bisnis-bisnis lainnya. Meskipun tak punya pendidikan tinggi, Lan dan Nur terus bekerja keras dan memanfaatkan apa yang dimiliki.

Pada 2003, laki bini ini merintis bisnis di Tanah Merah, Kelantan, Malaysia. Kala itu, mereka hanya mengendarai mobil Perodua Kancil Putih. Outlet jualannya hanya satu.

Dulu pasutri ini menggunakan Perodua Kanci.

Orang-orang pun menertawakan bisnis mereka dan mengatakan takkan sukses besar. Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Lan cuek dengan komentar miring masyarakat.

“ Agar berhasil, kami tahu harus membuang kebiasaan buruk dan cukup percaya diri bahwa bisa berhasil,” kata dia.

5 dari 5 halaman

Bisa Beli Mobil Sport Berkat Bisnis Ayam

Berkat kerja kerasnya selama delapan tahunan, bisnis ayam Lan dan Nur berkembang pesat. Dulu, mereka hanya punya satu toko. Kini, ada empat toko yang beroperasi.

Kalau mobil Perodua Kancil—seharga empat ribu ringgit (Rp13,51 juta) di pasar bekas—yang digunakan untuk bekerja, pasutri ini menambah mobil lagi. Nur menghadiahi sang suami dengan Audi RS5 senilai 250 ribu ringgit (Rp844,17 juta).

Agar “ samaan”, Perodua Kancil dicat dengan warna merah. Dengan begitu, Kancil bisa “ kembaran” dengan Audi RS5.

Selain itu, Lan dan Nur juga membeli truk pikap Ford Ranger Raptor. Harganya senilai 199 ribu ringgit (Rp671,93 juta).

Untuk menunjukkan rasa syukur kepada-Nya, pasangan ini sering menjual ayam dengan harga yang lebih murah.

Beri Komentar