Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(shutterstock.com)
Dream - Kapan Anda terakhir kali membeli sepatu? Apakah sudah merasa pas dan nyaman dengan alas kaki tersebut?
Bagaimana rasanya setelah memakai sepatu tersebut selama beberapa lama? Apakah ada bagian sepatu yang tiba-tiba terasa sempit dan tidak nyaman?
Ternyata, membeli sepatu tidak semudah kedengarannya. Begitu juga dengan mendapatkan ukuran yang pas, ternyata sangatlah sulit serta rumit. Mengapa begitu?
Pam Swisher, seorang pedorthist (pengepas sepatu profesional), mengatakan bahwa mencari ukuran sepatu yang pas adalah seni sekaligus sains.
" Pelayan toko atau orang yang mencarikan ukuran sepatu Anda harus memahami dinamika bagaimana sepatu dibuat," kata pemilik butik Sole Comfort di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat.
Hal pertama yang harus disadari oleh pembeli adalah bahwa tidak seorang pun yang punya ukuran kaki yang sama. Hal ini berdampak pada ukuran sepatu yang juga tidak akan sama antara kaki satu dan kaki lainnya.
Menurut Swisher, setiap sepatu dibuat berbeda, bahkan dalam merek yang sama. Karena itu tiap sepatu memiliki proporsi ukuran yang berbeda.
Namun Swisher punya pedoman yang mudah dalam memilih sepatu yang pas dan sesuai dengan ukuran kaki sehingga akan terasa nyaman saat memakainya.
© Dream

Menurut Swisher, dalam dunia pembuatan sepatu, kaki manusia terbagi menjadi dua bagian. Pertama disebut dengan arch length (panjang telapak kaki), yang dimulai dari tumit hingga bola kaki (tonjolan sebelum jari-jari kaki yang digunakan untuk berjinjit). Kemudian ada panjang jari kaki, yang dimulai dari bola kaki sampai bagian terpanjang dari jari kaki.
" Karena itu, ada orang yang memakai sepatu panjang dan pendek. Anda bisa mengukur panjang dua bagian ini di rumah sebelum membeli atau membuatkan sepatu," kata Swisher.
© Dream

Swisher mengatakan pembeli sepatu harus tahu tinggi telapak kakinya. Apakah punya telapak kaki yang tebal, tipis, atau sedang?
" Jika tonjolan tulang pada punggung telapak kaki (instep) sangat tinggi, sementara Anda memakai sepatu dengan bagian dalam yang dangkal, maka Anda tidak akan pernah bisa merasa pas dan nyaman," ujar Swisher.
© Dream

Menurut Pedorthics.org, bola kaki harus pas dan terasa nyaman dengan bagian terlebar dari sepatu. Kondisi ini memungkinkan sepatu ikut menekuk dengan baik ketika kaki menekuk sehingga bisa meningkatkan kenyamanan saat memakai sepatu.
Swisher menyarankan agar memilih sepatu yang memiliki ruang lebih 6,35 hingga 12,7 milimeter di bagian depan sepatu untuk mendapatkan kenyamanan maksimal. Hal ini karena ketika berjalan, telapak kaki manusia cenderung melar sekitar 12,7 milimeter.
“ Kenali kaki Anda. Sekitar 85 persen manusia memakai ukuran sepatu yang salah"
(Sumber: Footwearnews.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya