Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Perubahan bentuk tubuh usai melahirkan bikin para ibu kesulitan memilih busana yang nyaman untuk dikenakan.
Namun jangan sampai hal tersebut jadi kendala besar, ketika kamu tengah diselimuti kebahagiaan dengan hadirnya buah hati.

Untuk itu, seperti dilansir Fustany.com, kamu perlu tahu tips memilih baju menyusui yang pas untuk para ibu, agar selalu nyaman dan tentu saja tetap modis.
Bra khusus ini memiliki bahan yang lebih halus dan tidak menggunakan besi, ini dapat membantu susu mengalir dengan lancar.

2. Jangan Beli Bra Khusus Menyusui Sebelum Melahirkan
Ukuran payudara dapat berubah setelah sang buah hati keluar dari perut. Jadi ada baiknya beli bra khusus setelah melahirkan daripada nanti salah ukuran.
Tips berguna untuk ibu adalah memenuhi lemarinya dengan baju-baju yang memiliki kancing sampai bawah.
Selain baju ini nyaman digunakan dan tampil keren. Memiliki kancing sampai bawah juga mempermudah dalam proses menyusui sang buah hati.

4. Hati-hati dengan Aksesori
Jangan gunakan aksesori yang terlalu panjang, dan tajam. Karena akan berbahaya untuk sang buah hati, cobalah untuk tidak menggunakannya selama kamu menyusui.
Slain sangat nyaman digunakan, baby slings dapat membuat tampilan kalian menjadi sangat stylist. Ini bisa menjadi aksesori untuk ibu dan buah hati.

(Laporan: Shania Suha Marwan)
Dream - Bagi para ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran buah hati, ada perawatan penting yang tak boleh dilupakan, yaitu perawatan payudara. Segera setelah melahirkan payudara akan jadi sumber utama makanan untuk bayi.
Beberapa keluhan mungkin akan muncul. Seperti rasa perih di payudara, mastitis (peradangan kelenjar susu), luka di areola (bagian hitam payudara), atau air susu yang tidak keluar.
Keluhan-keluahan tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan " mempersiapkan" dan merawat payudara jelang melahirkan.
Lakukan perawatan berikut secara teratur, bukan hanya agar payudara tetap sehat tapi proses menyusui jadi lebih nyaman.
Ukuran payudara saat hamil pasti membesar dan kadang terasa nyeri atau sakit. Untuk meredakannya, Anda bisa mengompresnya dengan air hangat. Cara ini juga bisa melancarkan aliran ASI saat menyusui nanti. Terutama jika payudara sangat penuh tapi ASI tidak keluar.
Pijatan pada payudara sangat dianjurkan dilakukan jelang melahirkan. Hal ini untuk membuka kelenjar-kelenjar susu yang memproduksi ASI.
Jangan lupa untuk menarik bagian areola ke arah luar, karena jika bagian tersebut masih datar bayi akan sulit menghisap.
Satu bulan sebelum melahirkan, oleskan krim payudara di areola untuk membuatnya lembap dan lembut. Biasanya pada masa awal menyusui bagian tersebut terasa sangat sakit, kering, bahkan mengelupas hingga berdarah.
Untuk itu penting menjaga kelembapannya agar tidak terasa sakit saat dihisap bayi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang