Tips Persiapan Nikah Low Budget

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 27 Agustus 2018 10:16
Tips Persiapan Nikah Low Budget
Pernikahan itu yang penting sah

Dream - Mempersiapkan pernikahan bukan hal yang mudah. Apalagi dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa mengundang kerabat dan membuat para tamu senang.

Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang dari setahun sebelum pernikahan berlangsung. Beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah tempat pernikahan dan tanggal.

" Cari venue dulu. Apalagi di Jakarta, venue agak sulit dipenuhi. Ditambah lagi, kalau pilih tanggal bagus seperti 18 Agustus 2018 atau 10-10-10. Beberapa venue sudah fully booked, bahkan dari dua tahun sebelum tanggal berlangsungnya acara," tutur Friska Ruslim, representatif The Bride Dept, dalam acara Press Conference Kempinski Wedding Fair di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Jumat 24 Agustus 2018.

Selain menentukan tempat berlangsungnya acara, makeup artist pun perlu diperhatikan terlebih dahulu supaya sesuai dengan tema dan kemauan pihak keluarga.

" Bagaimana pun pengantin ingin terlihat cantik di hari pernikahannya, jadi harus benar-benar selektif. Misalnya ada yang ingin no-makeup makeup look, tapi apakah cocok dengan wajahnya? Ada juga keluarga yang harus medok untuk menunjukkan kalau sedang jadi pengantin," ungkapnya.

Jika belum memiliki gambaran tentang biaya yang akan dikeluarkan, calon pengantin bisa mendatangi wedding fair dan bertanya seputar pengeluaran, harga dan keseluruhan persiapan untuk menikah.

" Ada yang ke wedding fair untuk mencari vendor dengan harga sesuai budget. Ada juga yang ingin tahu kira-kira pernikahan bisa menghabiskan biaya berapa banyak. Supaya nggak clueless saja," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Tips Pernikahan Low Budget

Melihat banyaknya pernikahan mewah yang disorot media, tidak sedikit orang merasa 'dituntut' untuk menggelar acara besar dengan jumlah undangan banyak dan dekorasi megah.

Namun, sebuah pernikahan masih bisa berkesan tanpa perlu mengundang ribuan orang, dekorasi megah dan biaya yang besar. Terutama, jika biaya tersebut ingin dialokasikan untuk pembangunan rumah atau biaya bulan madu.

" Pengeluaran terbesar biasanya karena undangan. Kalau enggak dekat-dekat banget, enggak usah diundang. Bisa juga dengan memangkas biaya pemakaian wedding organizer atau wedding planner, dan mengurus pernikahan bersama keluarga," katanya.

Selain 'memangkas' jumlah tamu undangan, acara pernikahan akan terasa lebih spesial ketika memakai adat tradisional.

" Walaupun sebagian orang memilih pernikahan tanpa adat, tapi 50 persennya masih melangsungkan dengan cara tradisional. Bahkan, ada desainer yang pergi ke Aceh untuk mendalami pakaian adatnya karena makna dan filosofinya berharga," ujarnya.

Jika tidak ingin memakai adat secara keseluruhan, calon pengantin bisa melangsungkan pernikahan ala tradisional saat akad dan modern ketika resepsi. Banyak juga yang menggabungkan adat tradisional dengan tema modern.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen