Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertamina Mengoperasikan SPKLU Pertamanya. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Bertepatan dengan HUT ke-63, PT Pertamina (Persero) mulai mengoperasikan SPBU listrik komersial hari ini, Jumat 11 Desember 2020.
Pengoperasian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) listrik merupakan dukungan untuk mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.
“ Inilah hasil inovasi Pertamina untuk mendukung penggunaan energi bersih dan energi terbarukan du Indonesia sekaligus sebagai persembahan Pertamina pada HUT-nya yang ke-63,” kata Vice President Pertamina, Fajriyah Usman, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 11 Desember 2020.
SPKLU ini terpasang di SPBU Fatmawati, Jakarta. Infrastruktur ini merupakan Stasiun Pengisian Daya Fast Charging 50 kW yang mendukung pengisian daya dari berbagai type gun mobil listrik di Indonesia. SPKLU dilengkapi oleh beberapa tipe gun atau alat pengisian daya ke kendaraan yang sesuai dengan standar Eropa maupun Jepang.
Misalnya, gun CCS2 (Europe standard), Chademo (Japanese standard) dan 65 kW AC berupa 43k W plug AC Type 2 dan 22 kW inlet AC type 2 yang digunakan oleh mobil listrik di Indonesia saat ini dan bisa dipakai pada saat yang bersamaan.
Selain itu, SPKLU ini memiliki fasilitas yang dapat mengisi dua kendaraan sekaligus (2 in 1) dengan metode fast charging. Dengan begitu maka pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama selama masa pengisian. Lokasi SPBU Fatmawati pun dipilih dengan berbagai pertimbangan.
Selain wilayah ini termasuk memiliki pasar yang potensial, lokasi ini juga memiliki fasilitas tempat tunggu baik restaurant ataupun gerai kopi yang dapat digunakan konsumen menunggu pengisian daya berlangsung.
Fajriyah menambahkan, mobil listrik diprediksi akan menjadi trend di masa depan. Karena itu Pertamina mulai mempersiapkan diri sejak saat ini untuk mengantisipasi transisi energi yang akan terjadi.
“ Dengan dukungan stakeholder, Pertamina siap mengembangkan bisnis pengisian daya mobil listrik di masa depan untuk mendukung Indonesia Maju, ramah lingkungan dan bebas polusi,” kata dia.
Dream – PT Pertamina (Persero) turut merayakan Hari Pahlawan yang jatuh hari ini, Selasa 10 November 2020 dengan memberikan diskon Rp250 per liter. Pada program khusus ini, produk bahan bakar minyak (BBM) yang bisa dibeli dengan korting tak hanya jenis Pertamax
Pelanggan Pertamina yang bisa membeli Pertamax Turbo, Pertamina Dex , dan Dexlite juga berkesempatan mendapatkan potongan harga Rp250 per liter. Promo ini hanya berlaku untuk pembeli yang menggunakan aplikasi MyPertamina.
![]()
“ Setelah sebelumnya hanya produk Pertamax, kini pengguna aplikasi MyPertamina juga menikmati Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite dan hemat Rp250 per liternya untuk pembelian di SPBU Pertamina yang telah terfasilitasi dan terhubung MyPertamina,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina, Putut Andriatno, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis.
Pengguna aplikasi MyPertamina, kata Putut, bisa menikmati program penawaran selama 10 November-31 Desember 2020.
Selain hemat per liternya, pengguna aplikasi MyPertamina juga akan mendapat poin ganda untuk pembelian Pertamax yang poinnya akan otomatis masuk ke akun MyPertamina setelah transaksi berhasil.
“ Pertamina adalah perusahaan milik negara yang didirikan untuk mengabdi pada negara dan bangsa. Tentu saja, momentum Hari Pahlawan sangat penting untuk kembali merefleksikan peran pengabdian ini melalui program-program yang menguntungkan masyarakat,” tambah Putut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya