Gemetar Motor Disetop di Jalan, Tindakan Polisi Beri Kebahagiaan Si Penjual Es Krim Keliling

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 17 Januari 2022 18:47
Gemetar Motor Disetop di Jalan, Tindakan Polisi Beri Kebahagiaan Si Penjual Es Krim Keliling
Penjual es krim terlihat gemetaran saat motornya diberhentikan oleh polisi. Namun bukannya menilang, polisi ini malah membeli dagangan si penjual es krim.

Dream - Seorang penjual Es krim gemetar saat mendadak diberhentikan anggota Polisi Lalu Lintas bernama Bripka Malindo saat sedang melintas di jalanan. Bapak yang mengenakan helm itu awalnya mengira akan ditilang karena masa berlaku pajak sepeda motornya sudah mati.

Namun rasa takut itu berubah menjadi kebahagiaan saat polisi ternyata melakukan tindakan yang tak terduga.

Kejadian ini diunggah melalui akun YouTube sang polisi, Malindo 262 pada Minggu, 9 Januari 2022.

Penjual es krim yang diketahui bernama Narno awalnya kaget dan gemetaran saat mendadak diberhentikan dan didatangi Bripka Malindo. Bukan untuk menilangnya, polisi ini terlihat mengajak Narno berbincang.

Bripka Malindo menanyakan barang yang dijual oleh Narno di atas sepeda motornya. Dia juga sempat menanyakan harga es krim dagangannya.

" Jual Es krim pak. Kalau ini Rp2 ribu, kalau roti Rp3 ribu," jawab Narno.

Kemudian Bripka Malindo kembali bertanya kepada Narno, berapa es krim yang telah terjual hari ini.

" Tidak tentu pak ini bawa sedikit, 2 hari nggak habis, sepi pak," jawab Narno.

1 dari 3 halaman

Digoda Polisi Akan Menahan Motornya

Setelah itu, tiba-tiba Bripka Malindo menanyakan surat-surat kendaraan yang dipakai Narno untuk berjualan Es krim.

" Motornya ada surat-suratnya gak nih," tanya Bripka Malindo.

" Ada cuma pajak motornya, SIM ada," jawab Narno.

Bripka Malindo meminta Narno untuk menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya.

Sambil gemetaran, Narno langsung mengeluarkan SIM dan STNK di dalam dompetnya.

" SIM-nya bulan 6, nanti mati nih pak, pajak motornya mati," kata Bripka Malindo setalah melihat SIM milik Narno.

" Iya mati pak, motor punya orang ini asli Jawa nggak bisa pulang kampung karena pandemi," jawab Narno

" Sehubung STNK-nya mati motornya saya tahan ya pak," kata Bripka Malindo.

2 dari 3 halaman

Anak-Anak Disuruh Mendekat

Narno kaget saat mendengar motornya akan di bawa oleh Bripka Malindo karena kewajiban pajak belum dipenuhi. Ia pun memelas agar motornya tidak dibawa.

" Jangan pak, enggak kasihan sama saya nanti tidak bisa jualan, aduh ini gak ada duit," kata Narno sambil memelas.

" Gak ada duit, maksudnya apa, saya kan gak minta uang," jawab Bripka Malindo.

Setelah mendengar keluh kesah Narno, Bripka Malindo lantas memanggil anak-anak kecil yang sedang bermain untuk memakan es krim.

" Adik sini, sini semua ini mau es krim," kata Bripka Malindo sambil melambaikan tangan kepada anak-anak yang sedang bermain.

" Bapak ini saya borong semua es krim nanti kasih semua sama adik-adik ya," kata Bripka Malindo.

3 dari 3 halaman

Dibekali Uang

Tak hanya memborong es krim, Bripka Malindo juga memberikan beberapa lembar uang yang tak diketahui nominalnya untuk diberikan kepada Narno.

" Ini pak ada sedikit rejeki," sambung Bripka Malindo.

Narno pun mengucapkan terima kasih dan berjanji akan mengurus surat-surat kendaraan bermotornya.

Beri Komentar