Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aktivitas Outdoor
Dream - Saat Sahabat Dream berada di luar rumah dan di bawah sinar matahari, tentunya wajib mengenakan tabir surya atau sunscreen. Bukan hanya sekali, tapi perlu dipakai berulang.
Terutama jika melakukan aktivitas di bawah terik matahari selama berjam-jam. Keringat, air wudhu dan atau usapan tisu bisa menghilangkan sunscreen yang kita gunakan.
Mungkin kamu bingung cara memengoleskan kembali SPF (sun protection formula) di atas riasan tanpa merusaknya. Doris Day, seorang sokter kulit berpengalaman mengungkap ada banyak metode untuk mengoleskan kembali sunscreen di atas makeup. Berikut beberapa caranya.
Mulai dengan dasar sunscreen yang kuat
Sebelum memakai riasan, gunakan sunscreen yang kuat sebagai alas untuk memastikan kulit terlindungi sejak awal. Pengaplikasian ulang SPF sangat penting, dan itu harus dilakukan setiap saat. Bisa menggunakan BB/CC cream yang mengandung SPF atau menggunakan sunscreen sebagai dasar. Baru setelah itu lapisi dengan foundation.
Menggunakan setting spray dengan SPF
Saat kulit kamu membutuhkan tambahan SPF, pertimbangan untuk menggunakan setting spray. Cari yang memiliki formula SPF. Semprotkan setiap 30 menit jika berada langsung di bawah matahari, atau setiap dua hingga tiga jam. Bukan hanya membuat makeup lebih bertahan, tapi juga melindungi kulit lebih optimal.

Compact powder yang mengandung SPF
Compact powder yang mengandung SPF adalah cara sederhana untuk melindungi kulit sepanjang hari. Sangat penting untuk memperhatikan angka SPF pada bedak yang digunakan. Tidak direkomendasikan menggunakan SPF 15, lebih baik cari yang 30 atau 50 jika berada di luar ruangan.
Laporan Amanda Putri Ivana/ Sumber: Byrdie
Dream ─ Masker jadi benda yang wajib dikenakan saat keluar rumah selama pandemi Covid-19. Bentuk dan bahannya sangat beragam dan saat menggunakannya, kita kadang jadi malas memakai sunscreen atau tabir surya.
Merasa masker sudah cukup melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari, terutama jika juga menggunakan topi atau payung. Rupanya kebiasaan ini harus dihindari.
Claudia Christin, dokter spesialis kulit, lewat akun Instagramnya @funskincare, membeberkan beberapa fakta soal masker dalam hal melindungi kulit dari sinar matahari. Menurutnya, kita tetap harus mengenakan sunscreen meskipun sudah menggunakan masker yang menutup sebagian wajah.

" Kamu tetap harus memakai tabir surya untuk kulit di bawah masker wajah, dan sebenarnya, gesekan, kelembapan, dan keringat lebih banyak menghilangkan tabir surya daripada bagian lain dari wajah," tulisnya.
Memang, masker memang bisa melindungi kulit secara fisik dari matahari, tapi presentasenya sangat sedikit. Untuk level perlindungan, ternyata lebih tinggi masker dari bahan sintetis dari pada bahan kain.
Dipengaruhi juga seberapa padat anyaman bahan mempengaruhi perlindungan. Biasanya semakin berongga, semakin sedikit perlindungan yang diberikan. Sementara untuk warna, warna masker yang lebih gelap memberikan perlindungan yang lebih baik
" Sebagian besar masker wajah terbuat dari bahan katun ringan dan mungkin memiliki SPF (sun protection formula) 7 atau lebih, yaitu sekitar setengah dari yang direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari. Pastikan untuk mengoleskan kembali tabir surya saat melakukan aktivitas di luar ruangan," ungkap dr. Claudia.
Sebagai gambaran detail, dr. Claudia membuat video simulasi perlindungan UV dengan UV camera. Berikut videonya.
Lihat postingan ini di Instagram
Laporan Abinsha Nurmaulida Rizky
Dream - Memakai sunscreen atau sunblock setiap hari hukumnya adalah wajib. Terutama bagi kamu yang selalu ingin menjaga kulit selalu sehat dan awet muda. Banyak sekali produk sunscreen dan sunblock yang beredar di pasaran dan banyak yang bingung saat memilihnya.
Sebenarnya baik sunscreen dan sunblock memiliki fungsi yang sama, yaitu melindungi kulit kita dari sinar UVA dan UVB berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan. Terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Lalu apa perbedaan sunscreen dan sunblock? Dikutip dari PopSugar, perbedaan utamanya adalah sunscreen menyerap ke dalam kulit dan sunblock menetap di atas kulit.
" Sunscreen akan menyerap dan menyebar sebelum sinar matahari menembus kulit. Sementara sunblock, menetap di atas kulit kita dan memblokir sinar matahari dengan memantulkannya. Kedua produk tersebut bekerja dengan berbeda, walaupun memiliki perlindungan yang sama," ujar Ashley Magovern, MD, seorang dokter kulit, dikutip dari Real Simple
Bila kamu membaca label belakang sunscreen dan sunblock, anda akan melihat perbedaan yang mengejutkan. Blair Murphy-Rose, MD, FAAD, dokter bedah kosmetik bersertifikat di New York, mengatakan banyak sunblock yang memiliki zinc oxide atau titanium dioxide. Zat-zat tersebut yang menjadi pelindung utama kulit dan sinar matahari yang berbahaya.
" Sunblock lebih efektif daripada 'saudaranya', sunscreen. Bahan aktif dari sunblock juga dianggap lebih aman bagi lingkungan," ujarnya.
Sementara sunscreen berisi bahan kimia seperti; avobenzone, octocrylene, homosalate, octisalate, octinoxate, oxybenzone, dan banyak lainnya. Formula tersebut memang menyediakan perlindungan matahari yang kita butuhkan, tapi masih terdapat potensi yang dapat merusak kulit. Sunscreen juga perlu lebih sering digunakan berulang dan lebih banyak waktu yang dibutuhkan untuk meresap ke dalam kulit.
" Karena sunscreen tidak menciptakan perisai pelindung fisik, itu cenderung tidak memberikan perlindungan terhadap banyak kondisi yang disebabkan oleh sinar matahari seperti perubahan pigmentasi dan rosacea dibandingkan dengan sunblock," kata Murphy Rose.

Untuk mengetahui mana produk sunscreen atau sunblock, baca label di belakang kemasan. Bila ada formula zinc oxide dan titanium dioxide makan produk tersebut adalah sunblock. Untuk memilih sunscreen yang tepat cara yang memiliki broad-spectrum (yang berarti melindungi kulit terhadap UVA dan UVB).
Laporan: Anzila Riskia Putri
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya