Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Nia Kurniasi (Instagram @dpidamu)
Dream - Dunia kecantikan Indonesia tengah berduka. Nia Kurniasi, wakil pertama Indonesia di ajang Miss Universe pada 1974 dikabarkan meninggal dunia, Minggu 8 April 2018.
Nia mengehembuskan napas terakhir pukul 20.59 di RS Boromeus, Bandung, Jawa Barat. Kabar ini disampaikan pertama kali di Instagram @dpidamu yang merupakan Pageant Enthusiasts yang berbasis di Indonesia.
Ungkapan duka cita diberikan para warganet pada unggahan tersebut. Tak hanya para penggemar kontes kecantikan, ucapan belasungkawa juga datang dari Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi.
" Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan ibu Nia Kurniasih. Selamat beristirahat dengan tenang. Terima kasih sudah menjadi pembuka jalan bagi perempuan Indonesia berkompetisi di kontes kecantikan internasional," tulis Artika Sari Devi melalui Instagram-nya di komentar postingan.
Dilansir dari berbagai sumber, wanita bernama lahir Nia Kurniasi Ardikoesoema lahir di Bandung 1958. Kepergiannya mewakili Indonesia di ajang bergenggsi Miss Universe sempat dilarang karena kontroversi sesi busana renang.
Padahal keikutsertaan Nia ke ajang itu bukanlah melalui seleksi di Tanah Air. Nia ditujuk dan diberangkatkan oleh seorang pemilik salon kecantikan Andi's Beauty, Andi Nurhayati.
Selamat tinggal Nia, namamu akan terus dikenang!
© Dream
Dream - Dalam ajang kecantikan dunia, banyak hal yang harus diperlihatkan salah satunya bentuk tubuh, Namun tahun ini, keindahan tubuh tidak lagi menjadi penentu seseorang memenangkan kontes Miss Universe.
Pasalnya, untuk pertama kalinya, seorang finalis muslimah diperkenankan mengenakan kaftan saat ajang Miss Universe digelar dalam sesi pemakaian baju renang.
Finalis Miss Universe itu adalah Muna Juma 27 tahun, seorang peserta Miss Universe yang berasal dari London, Inggris.
Juma meminta kepada penyelenggara agar dirinya diizinkan untuk mengenakan kaftan saat sesi bikini, karena ia berpegang teguh dalam mengenakan busana. Ia tidak ingin memakai busana terbuka.
" Saya tidak akan memakai bikini ke pantai, jadi saya tidak akan memakai juga bikini meskipun untuk keperluan kompetisi seperti Miss Universe ini," kata Muna seperti dilansir dari telegraph.
Juma adalah co founder loudless Research, sebuah startup yang bertujuan untuk mengatasimigrasi ilegal dan penganiayaan anak di Afrika Timur.
Miss Universe sendiri adalah sebuah ajang kecantikan untuk memilih putri dari seluruh dunia. Yayasan ini dimiliki oleh Donald Trump dan diikuti lebih dari 80 negara di dunia untuk menjadi seorang putri yang mendapatkan mahkota. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam