Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sahabat Dream suka memasak? Pandemi membuat kita jadi banyak menghabiskan waktu di rumah dan kadang membuat camilan, minuman hingga menu makanan sendiri.
Memasak sendiri di rumah memang cenderung lebih hemat dan pilihan menunya pun bisa disesuaikan agar lebih sehat. Bila ingin membuat hidangan rumah jadi menu sehat, pastikan mengolahnya dengan tepat.
Ada beberapa olahan masakan yang sebaiknya dihindari. Pasalnya, olahan berikut bisa membuat makanan malah mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Apa saja?
Sedikit hangus
Saat makan ayam panggang, steak atau sate, biasanya dipanggang atau dibakar sampai hangus. Rasanya memang jadi nikmat dengan aroma asap yang kuat, tapi mengonsumsi bagian makanan yang hangus ini memiliki risiko.

Amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) adalah dua bahan kimia yang terbentuk saat daging dimasak dengan metode suhu tinggi, seperti memanggang atau menggoreng. Bahan kimia ini dapat menyebabkan perubahan DNA dan dapat meningkatkan risiko kanker.
HCA terbentuk ketika asam amino dan kreatin (zat yang ditemukan dalam daging dan otot) bereaksi terhadap suhu tinggi. HCA tidak ditemukan dalam jumlah yang signifikan dalam makanan lain selain daging yang dimasak pada suhu tinggi.
Sementara, PAH terbentuk ketika lemak dan jus dari daging menetes langsung ke api atau permukaan memasak dan berubah menjadi asap. Asap itu mengandung PAH, dan bisa menempel atau meresap ke permukaan makanan yang kamu masak. Selain menggoreng dan memanggang, makanan yang diasap dapat membuat PAH.
Kalau kamu tetap mau makan daging yang dipanggang, bisa mengolahnya dengan teknik diasapi. Jika muncul efek hitam yang gosong di daging, sebaiknya potong bagian tersebut sebelum dimakan.
Teknik memasak ini adalah menggoreng dalam minyak panas dan banyak. Biasanya saat menggoreng kentang goreng atau ayam goreng tepung untuk mendapat tekstur garing.

Memasak dengan deep-frying tentunya membuat kalori dalam makanan jadi lebih tinggi. Tak hanya itu, tapi juga munculnya zat kimia akrilmida ketika makanan tepung digoreng dengan suhu tinggi.
Penelitian tentang efek akrilamida pada tubuh telah menghasilkan hasil yang beragam. Beberapa menunjukkan metode memasak dengan panas tinggi meningkatkan risiko kanker prostat, kanker ovarium, dan kanker endometrium. Makanan yang digoreng dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan lainnya, termasuk penyakit jantung dan diabetes.
Minyak zaitun extra virgin adalah bahan pokok penting di dapur. Memanaskan minyak zaitun tidak membuatnya beracun, tetapi tidak demikian halnya dengan minyak lain.
![]()
Minyak yang tinggi lemak tak jenuh ganda (jagung, bunga matahari, dan minyak kedelai) dapat pecah dan menghasilkan senyawa yang berpotensi berbahaya jika suhunya sangat tinggi. Senyawa ini termasuk peroksida lipid, yang dapat menghancurkan sel-sel sehat, dan akrolein dan aldehida, yang telah terbukti meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Efek racun ini adalah hasil dari minyak yang rusak dan teroksidasi selama menumis atau menggoreng dengan suhu tinggi.
Laporan Syifa Putri Naomi/ Sumber: Martha Stewart
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya