Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kue Taiyaki Khas Jepang/ Foto: Shutterstock
Dream – Seorang pemilik toko kue di Jepang banjir pelanggan setelah mengunggah cuitan berisi permohonan maaf di media sosial Twitter. Ungkapan tulusnya berhasil mencuri perhatian warganet hingga iba mendengar kisah yang memilukan itu.
Dilansir dari Mothership, Junya Hashimoto merupakan pemilik kedai kue Taiyaki no Bunfukuya di Kota Gyoda, Prefektur Saitama. Taiyaki adalah kue tradisional Jepang berbentuk ikan yang biasanya diisi dengan isian kacang merah.
Hashimoto yang berusia 45 tahun mulai melihat penurunan pada bulan-bulan di musim panas. Pasalnya, suguhan taiyaki yang panas biasanya paling pas dinikmati saat musim dingin tiba. Terlebih adanya pembatasan ketat akibat pandemi Covid-19, penjualan di Taiyaki no Bunfukuya turun sekitar 70 persen.
Maka dari itu, Hashimoto memutuskan untuk menaikkan harga taiyakinya. Namun, dirinya merasa tidak enak, sehingga mulai menambahkan lebih banyak isian kacang merah untuk mengimbangi kenaikan harga.
Sedikit demi sedikit Hashimoto mulai menambahkan banyak isian kacang merah, kemudian menyadari bahwa dirinya membuat kerugian yang lebih besar dan tokonya akan segera bangkrut.
Hal ini membuatnya tidak memiliki pilihan lain, selain mengurangi komposisi isian kacang merah di Taiyaki bikinannya. Keputusan itu membuat Hashimoto merasa sangat bersalah, sehingga dia memutuskan untuk berterus terang mengenai tindakannya di Twitter.
" Sejujurnya, saya dulu menaruh banyak anko (isian kacang merah) di dalamnya, tetapi tidak ada untungnya. Saya akan mengurangi jumlah anko karena tokonya akan bangkrut. Mohon maafkan saya," cuit Hashimoto di media sosial Twitter.
Kejujuran memang selalu menjadi keputusan terbaik. Permohonan maaf Hashimoto yang tulus menyentuh hati warganet. Tweetnya telah menuai lebih dari 27.400 retweet sejak diposting pada 24 Agustus 2021 lalu.

Warga Twitter memuji kejujurannya, beberapa diantaranya menambahkan bahwa Taiyaki Hashimoto masih tetap enak meski dengan isian yang lebih sedikit. Warganet lainnya juga berjanji akan mengunjungi toko tersebut. Cuitannya yang viral menjadi perbincangan warganet, bahkan terlihat banyak pelanggan yang mengantri di luar toko kecil itu.
Laporan Angela Irena Mihardja/ Sumber Mothership
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Dream - Saat ingin menu sederhana seperti orek tempe, tumis labu, tahu goreng, sambal pete, kerupuk, tongkol, atau usus kita di Indonesia bisa langsung pesan makanan di warteg. Rasanya nikmat, murah dan bikin kenyang.
Bagaimana kalau sedang tinggal di Jepang? Tak perlu khawatir. Di negeri sakura ini juga ada warteg yang lokasinya ada di Shinjuku, Tokyo. Warteg tersebut bernama Monggo Moro.

Tempat makan ini menyediakan berbagai makanan khas Indonesia. Termasuk juga durian hingga kerupuk jengkol. Sang pemilik adalah Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Retno yang bersuamikan orang Jepang.

Dilihat dari akun Instagram @monggomoro._pasti._enak menu yang disajikan memang khas warteg. Seperti telur balado, ikan goreng, ayam goreng, kentang, sayur lodeh, sambal pete dan pecel lele dan masih banyak lagi.

Makanan tersebut ditaruh dalam etalase kaca seperti juga warteg di Indonesia. Para pelanggan warteg ini adalah orang-orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Hidangan yang disajikan tampaknya bisa mengurangi rindu dengan Tanah Air.
Selengkapnya baca di Diadona.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya