Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Jarum pentol jadi salah satu item yang nggak bisa lepas dari penggunaan hijab karena benda kecil tersebut dapat mengunci kerudung agar terpasang dengan sempurna.
Namun saat menggunakan jarum pentol, ada kalanya membuat bahan kerudung yang kamu miliki rusak. Hal ini bisa terjadi karena cara penggunaan jarum pentol yang kurang tepat.
Bukan cuma itu saja, jenis jarum pentol juga bisa memengaruhi. Jadi, pastikan kamu harus tahu terlebih dulu apakah jarum pentol yang akan gunakan memiliki kualitas baik atau tidak.
Jarum pentol yang tidak bagus, biasanya memiliki karakter tidak kokoh, mudah berkarat, dan tidak tajam sehingga mudah merusak bahan hijab.

© Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Bantu mengatasi hal tersebut, Denovie Nurwantini, salah satu beauty vlogger hijab Indonesia, memberikan beberapa tips dan cara menggunakan jarum pentol agar tidak merusak kerudung yang ia tuangkan lewat YouTube pribadinya.
Tidak hanya memberikan tips seputar memilih jarum pentol yang bagus, ia juga menunjukan cara menggunakan jarum pentol di kerudung dengan tepat.
Cukup simpel, pasti kamu bisa melakukannya dengan cepat.
© Foto: Ilustrasi/Shutterstock

- Pertama kenakan kerudung seperti biasa, lalu siapkan jarum pentol yang bagus
- Ambil kedua sisi yang ada di bawah dagu, jika kamu memakainya dengan tangan kanan, masukan jarum pentol melewati kedua sisi kerudung dimasukan dari sisi kiri

© Foto: Ilustrasi/Shutterstock

- Setelah jarum pentol sudah masuk, putar jarum dan tusuk lagi ke dalam lapisan kerudung
- Kerudung sudah siap digunakan

Sumber: YouTube/Denovie Nurwantini
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?