Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Capres 02 Prabowo Subianto (Foto: Liputan6.com)
Dream - Calon presiden 02, Prabowo Subianto kembali melakukan sujud syukur atas klaim kemenangannya pada Pemilihan Presiden 2019. Prabowo mengaku telah memperoleh hasil real count dari tim internalnya yang menunjukan perolehan suara sebesar 62 persen.
Prabowo diketahui pernah melakukan bentuk syukur atas `kemenangan` yang dia raih pada Pilpres 2014 lalu.
" Saya sebagai muslim, akan mengumandangkan takbir dan sujud syukur," ujar Prabowo, Rabu, 17 April 2019.
Sebelum sujud syukur usai menutup pidatonya, Prabowo memekikkan takbir sembari menunjukkan dua jari. Tiga kali Prabowo mengucap takbir, merdeka, dan Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo mengklaim telah mendapatkan kemenangan. Dari data yang diperoleh dan diperkuat ahli statistik yang dimilikinya, Prabowo mengklaim memperoleh suara real count sebesar 62 persen.
" Saya sudah dan jadi presidennya rakyat Indonesia, Indonesia yang adil dan makmur, Indonesia yang damai," kata dia.
Dalam pidato kemenangannya, Prabowo ditemani sejumlah tokoh, salah satunya Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Salim Segaf Al Jufri.
Tetapi, cawapres yang mendampingi Prabowo, Sandiaga Salahudin Uno tak terlihat.
Dream - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto mengklaim kemenangannya dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pasangan dari Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno, itu mengaku mendapat perolehan suara real count sekitar 62 persen.
" Ini adalah hasil real count, lebih dari 320 ribu TPS, berarti sekitar 40 persen," ujar Prabowo di Posko Kemenangan di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu 17 April 2019.
Prabowo mengaku sudah mendapat masukan dan diyakinkan oleh para ahli stastitik yang dimilikinya terkait perolehan suara tersebut. Tingkat error margin dari hasil real count tersebut diungkapkan berkisar antara plus minus 1 persen.
" Saya sudah diyakinkan oleh ahli statistik tidak akan berubah banyak. bisa naik satu persen bisa saja tuurn satu persen, kita berada di 62 persen," ungkapnya.
Dengan data yang dimilik itu, Prabowo di hadapan para pendukungnya mengklaim akan menjadi presiden Indonesia terpilih dalam Pilpres 2019.
" Saya katakan di sini, saya akan jadi presiden seluruh rakyat Indonesia," ucap dia.
Usai mengklaim sebagai presiden terpilih, Prabowo berjanji tidak akan membeda-bedakan rakyat termasuk para pendukung kubu Jokowi-Ma'ruf.
" Membela (kubu) 01, tetap akan saya bela. Kita akan bangun Indonesia adil makmur, Indonesia yang damai," kata dia.
Tak hanya itu, Prabowo juga meminta kepada para relawan Prabowo-Sandi untuk menjaga kotak suara agar tidak terjadi kecurangan.(Sah)
Dream - Calon Wakil presiden (Cawapres) Nomor Urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno tak terlihat bersama Capres Prabowo Subianto dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi saat konferensi pers.
Terakhir kali, Sandiaga terlihat muncul di layar televisi usai memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 di Kebayoran Baru, Jakarta.
Keberadaan Sandiaga yang tak muncul konferensi pers sore tadi menjadi pertanyaan sejumlah awak media dan masyarakat. Dimanakah Sandiaga?
Anggota Badan Pemenangan nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan, Sandiaga berada di dalam rumah Prabowo.
" Pak Sandi ada di dalam (rumah). Lagi sedikit merumuskan pernyataan," kata Ferdinand, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 17 April 2019.
Ferdinand memastikan Sandiaga akan tampil untuk menyampaikan pidato. Masyarakat tak perlu berspekulasi atas kehadiran Sandiaga.
" Nanti akan ada waktunya keluar (pidato). Tunggu saja," kata dia.
Dream - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, akhirnya angkat bicara setelah hasil quick count atau hasil hitung cepat sejumlah survei keluar. Di kediamannya di Kartanegara, Jakarta, Prabowo mengklaim telah memenangkan pertarungan Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.
Menurut Prabowo, hasil exit poll yang dibuat timnya menunjukan jika perolehan suaranya dalam Pilpres 2019 mencapai 55,4 persen. Sementara hasil quick count atau hitung cepat mencatat angka 52,2 persen.
" Hasil exit poll di lima ribu TPS menunjukkan kepada kita menang," ucap Prabowo dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 17 April 2019.
Prabowo menuding hasil hitung cepat yang telah dirilis sejumlah lembaga survei merupakan upaya untuk menggiring opini masyarakat pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 kalah.
Bahkan mantan Pangkostrad itu menuding lembaga survei tersebut bekerja untuk pihak tertentu.
" Saya tegaskan bahwa ada upaya dari lembaga survei tertentu yang sudah kita ketahui, sudah bekerja untuk satu pihak untu kmenggiring opini seolah olah kitakalah," kata dia.
Selain soal hasil quick count, Prabowo juga menyoroti penyelenggaraan Pemilu yang ditudingnya berisi kecurangan. Dia menilai banyak surat suara yang tidak sampai ke berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pasangan Cawapres Sandiaga Uno juga menuding banyak para pemilihnya tak mendapat undangan untuk memberikan hak suara.
" Belum lagi diketemukan surat suara yang sudah dicoblos 01," ucap dia.
Lebih lanjut, Prabowo menuding adanya kecurangan yang telah menggiring opini masyarakat dengan menghasilkan hitung cepat memenangkan kubu Jokowi-Ma'ruf.
Di bagian akhir pernyataannya, Prabowo mengimbau para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi melakukan tindak anarkis.
" Saya tegaskan untuk sama sekali tidak terprovokasi dan menghindari semua tindakan berlebihan, tindakan di luar hukum, dan tindakan kekerasan apapun," ujarnya.
Terakhir, Prabowo mengajak semua pendukung dan para relawan untuk menjaga semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar tidak terjadi kecurangan.
" Tetap fokus mengawal kotak suara, karena kotak-kota suara itu kunci kemenangan kita. Agar kebohongan yang sudah dilakukan bisa dilawan," tegasnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya