Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Anak Yatim Kelaparan Di Muara Enim, Sumatera Selatan (Instagram @palembang_bedesau)
Dream - Kisah pilu di tengah pandemi virus corona kembali terjadi. Kali ini, kisah itu datang dari dua bocah yatim piatu asal Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kakak beradik tanpa orangtua itu terpaksa menahan lapar berhari-hari. Tubuh mereka pun sampai kurus kering.
Sayangnya, selama ini tidak ada yang tahu penderitaan dua bocah tersebut. Hingga keduanya ditemukan aparat TNI dan Polri
Tim gabungan TNI dan Polri didampingi satu warga mengunjungi rumah kakak beradik tersebut yang berlokasi di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Ketika didatangi, kondisi keduanya mengalami kelaparan.
" Langsung masuk, Pak, agak kurang dia ini pak," ujar seorang warga sambil mengantar kedua aparat negara itu masuk rumah.
Tim gabungan tersebut membawakan kedua bocah itu bahan makanan yang sayangnya masih mentah. Sementara dua anak itu tidak punya alat masak.
Rumah yang mereka tinggali juga tampak tak terawat. Salah satu dari kedua anak itu lalu bertanya untuk meminta makanan.
" Bawa nasi ndak, Pak? Kami lapar," ujar sang kakak.
Mirisnya, kondisi sang adik begitu kurus hingga nampak tiap lekuk tulangnya. Sang adik hanya mampu berbaring, tak punya tenaga untuk berdiri.
Sebenarnya, dua anak ini masih memiliki dua saudara. Tetapi, kondisi keduanya masuk kategori disabilitas mental.
Mereka masih tinggal di rumah bantuan pemerintah bersama satu kakak lagi. Keterbelakangan mental yang membuat diri mereka lebih susah untuk berbaur.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyatakan dua bocah tersebut termasuk penerima bantuan PKH. Data yang masuk bernama Ilhami, kategori SMA.
Ilhami sendiri sudah diadopsi salah satu warga Desa Sebau. Sedangkan ketiga adik lainnya masih tinggal di rumah tersebut.
Sebuah pesan singkat disampaikan perwakilan Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada admin yang menyebarluaskan video tersebut.
" Mohon izin admin saya Miko dari protokol sekretariat daerah kabupaten Muara Enum mengenai video viral yang menyangkut pemberian bantuan kepada dua bersaudara di Kecamatan Gelumbang," tulis Setda Kabupaten Muara Enim.
Unggahan video serta foto dari akun @palembang_bedesau langsung mendapat respon dari pemerintah kabupaten, yang dikirim melalui pesan Instagram.
" Sudah disampaikan dan dilaporkan ke Pelaksana tugas (Plt) Bupati. Pak Plt. Bupati sudah merespon dan menindak lanjuti terkait video tersebut lokasi berada di Desa Sebau Kec. Gelumbang dan dinas sosial sudah merespon dan akan bergerak dalam penyaluran bantuan, terima kasih untuk informasinya." tulis perwakilan setda.
" Terkait perkembangan dan kelanjutan pemberian bantuan akan saya informasikan kepada admin. Salam hangat dan terus berkarya," tutupnya.
Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat melalui Polsek Gelumbang. Petugas akan mengantarkan langsung ke lokasi tinggal dua bocah bersaudara ini.
Kisah ini kemudian mengundang respon dari warganet, semoga kakak beradik ini mendapat bantuan yang layak.
Sumber: Merdeka.com/Kurnia Azizah
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya