Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bersama Istri, Atalia Praratya Menerima Kedatangan Azriliya Aliya Nabila (Instagram @ridwankamil)
Dream - Kisah haru kembali dialami Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kisah itu berasal dari bocah perempuan 7 tahun, Azriliya Aliya Nabila.
Akhir pekan lalu, Ridwan dan sang istri, Atalia Praratya menyambut kedatangan Azriliya di komplek gubernuran. Bocah itu datang dengan membawa dua celengan plastik di dua tangannya.
Ternyata, celengan itu berisi uang hasil Azriliya menabung. Seluruh uang disumbangkan Aliya untuk membantu penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), terutama masker, bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien positif Covid-19.
" Setelah kemarin Hafidz, kali ini adinda Azriliya Aliya Nabila, anak SD usia 7 tahun dari Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, menyumbangkan seluruh tabungannya untuk para dokter yang berjuang melawan Covid-19," tulis Ridwan dalam Instagramnya.
Dalam unggahan itu, Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) bercerita, Azriliya merupakan anak dari petani hidroponik.
Azriliya mengutarakan niatnya pada Ridwan untuk memberikan seluruh tabungannya agar dapat dibelikan masker bedah.
" Nanti maskernya Pak Gubernur kasiin ke dokter ya," kata Aliya kepada Ridwan.
" Siap neng Azriliya! Laksanakan," jawab Ridwan.
Ridwan pun mendoakan agar Azriliya dapat menjadi teladan bagi generasinya kelak. Dia juga berterima kasih kepada orangtua Azriliya yang telah mendidiknya dengan akhlak mulia.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Sungguh mulia perbuatan Moch Hafidh, 10 tahun. Di tengah situasi serba sulit, bocah kelas III Sekolah Dasar ini tergerak untuk membantu tim medis yang tengah menangani pasien virus corona.
Kamis kemarin, 16 April 2020, Hafidh diantarkan sang ibu mendatangi kantor Polsek Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dia bermaksud memberikan uang tabungannya sebagai donasi guna membantu tim medis.
Hafidh dan ibunya tiba di Polsek sekitar pukul 14.00 WIB membawa kaleng biskuit. Kaleng itu berisi recehan yang selama ini dikumpulkan Hafidh dari sisa uang jajannya.
Dalam akun Instagram Polsek Dayeuhkolot @dayauehkolot1, pecahan uang koin tersebut disumbangkan Hafidh dengan harapan bisa membantu pembelian Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis agar tehindar dari paparan virus corona.
" Hafidh sempat menanyakan kepada saya apa dan untuk apa APD itu dan saya menjelaskan kepadanya. APD adalah alat pelindung diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien corona. Lalu Hafidh mengungkapkan ingin membantu membeli APD dengan menyumbangkan tabungannya," jelas ibu Hafidh, Rikoh Rotikoh.
Ayah Hafidh, Ruhiyatna, berprofesi sebagai tukang servis televisi. Sedangkan Rikoh sehari-hari berdagang bakso ayam. Meski berasal dari keluarga sederhana, Hafidh tidak berkecil hati dan ikhlas memberikan sumbangan kepada tim medis.
Hafidh sendiri diketahui telah menabung selama 9 bulan. Dengan uang jajan yang diberikan ibunya tidak seberapa.
" Saya hanya memberikan yang jajan sehari Rp2.000 untuk Hafidh. Hafidh mengatakan wabah virus corona yang menimpa Indonesia ingin segera berakhir supaya dirinya bisa bersekolah dan bermain kembali dengan teman-temannya," jelas Rikoh.
Keikhlasan hati Hafidh, membuat netizen ramai dan terharu ketika membacanya. Unggahan tersebut menjadi viral di Bandung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya