Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pulau Kemaro, Sumatera Selatan (Sumber: Www.panoramio.com)
Dream - Tempat-tempat wisata biasanya banyak dilirik karena menawarkan keindahan atau beragam fasilitas hiburan. Namun beberapa tempat wisata berikut justru menarik perhatian orang lantaran kisah-kisah tragis yang ada di baliknya.
Makam Siti Nurbaya
Nyaris seluruh masyarakat Indonesia tahu kisah percintaan tragis dari ranah Minang, antara Siti Nurbaya dengan Syamsul Bahri. Cinta dua sejoli itu tak bisa bersatu karena Siti Nurbaya dijodohkan secara paksa dengan Datuk Maringgih.
Kisah ini bukanlah fiksi semata. Karena di Padang, Sumatera Barat tepatnya di Bukit Siti Nurbaya terdapat makam Siti Nurbaya. Makam ini diklaim sebagai tempat peristirahatan abadi Siti Nurbaya.
Makam Siti Nurbaya kini menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dicari wisatawan saat datang ke Padang. Banyak orang datang untuk berziarah atau sekadar mengenang kisah tragis sang gadis Minang.
Pulau Kemaro, Sumatera Selatan
Tak hanya di Sumatera Barat, di tengah delta Sungai Musi Palembang Sumatera Selatan juga terselip kisah cinta tragis. Tepatnya di Pulau Kemaro, tersimpan kisah percintaan antara Putri Raja Palembang, Siti Fatimah dengan saudagar kaya sekaligus pangeran asal negeri Tiongkok, Tan Bun Ann.
Keduanya saling jatuh cinta dan sepakat untuk menikah. Namun, Siti Fatimah mengajukan syarat pada Tan Bun Ann untuk menyediakan 9 guci berisi emas. Untuk menjaga emas tersebut dari bajak laut, guci berisi emas itu ditutupi dengan asinan sawi oleh orang tuanya. Melihat isinya hanya asinan sawi, Tan Bun Ann pun kesal dan membuang guci-guci itu ke sungai.
Namun, guci terakhir yang ia lempar tidak sengaja pecah. Di situlah ia melihat keping-keping emas. Terlambat untuk menyadari kesalahannya, Tan Bun Ann pun terjun ke sungai dan mencari guci-guci tersebut.
Mendengar kejadian tersebut, Siti Fatimah pun ikut terjun dengan niat membantu. Sebelum terjun dirinya berkata, " Jika ada tanah yang tumbuh di tepi sungai ini, maka di situlah kuburan saya."
Tak lama, muncul dua gundukan tanah yang dipercaya sebagai makam Siti Fatimah dan Tan Bun Ann. Untuk mengenang mereka, dibuatlah makam keduanya di Pulau Kemaro dan masih ada hingga saat ini. Makam itu kemudian banyak didatangi wisatawan sampai sekarang.
Makam Jayaprana dan Layonsari, Bali
Di bagian barat Pulau Bali, terdapat objek wisata Taman Nasional Bali Barat. Tak hanya menjadi tempat tinggal satwa liar, tempat ini juga menyimpan kisah cinta tragis antara Jayaprana dan Layonsari.
Konon, mereka adalah pasangan suami istri yang harmonis. Sampai akhirnya, Raja Kalianget tertarik pada kecantikan Layonsari dan berusaha untuk mendapatkannya. Dengan licik, sang Raja pun menyuruh Jayaprana pergi ke hutan dan dibunuhlah ia di sana. Sang istri, Layonsari, mengetahui kabar tersebut kemudian bunuh diri.
Makam Jayaprana dan Layonsari pun dipercaya berada di Taman Nasional Bali Barat. Hingga kini tempat tersebut banyak didatangi wisatawan yang penasaran dengan kisah Jayaprana dan Layonsari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya