Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Agung Samarra, Irak (Sumber: Versesofuniverse)
Dream - Di kota Samarra, Irak, ada sebuah masjid bersejarah peninggalan Khalifah Abbasiyah abad ke-9. Masjid itu adalah Masjid Agung Samarra atau yang lebih dikenal dengan The Great Mosque of Samarra.
Keunikan dari Masjid Agung Samarra terletak pada bentuk menara spiralnya yang mengingatkan akan Menara Babel (the Tower of Babel) di masa Kerajaan Babilonia.
Menara berbentuk spiral ini disebut Malwiyya. Tingginya mencapai 52 meter. Bagian dasar menara berbentuk persegi empat. Sementara pada bagian atas menara terdapat sebuah paviliun yang difungsikan sebagai tempat muazin mengumandangkan suara azan. Keseluruhan dinding pada ruang tempat muazin ini terbuat dari material kayu.
Bangunan Masjid Agung Samarra berada di dalam lahan berpagar yang berukuran 374 meter kali 443 meter. Dengan luas 239 meter kali 156 meter menjadikan bangunan masjid ini sebagai yang terluas yang pernah ada dalam sejarah masjid di dunia Islam.
Untuk memudahkan akses ke lokasi masjid, Pemerintah Irak membuat tiga jalan masuk seluas 52 meter. Masjid ini mempunyai 16 pintu masuk, dengan 17 lorong yang terhubung dengan ruang salat dan serambi masjid.
Serambi masjid ini berhiaskan tiang-tiang pilar rangkap tiga. Pada waktu salat Jumat, bagian serambi masjid biasanya juga dipergunakan untuk menampung para jemaah.
Desain bagian dalam ruang salat Masjid Agung Samarra berhiaskan marmer yang membentuk pola segi delapan pada bagian sudut-sudut ruangan. Sementara bagian mihrab, dihiasi dengan mozaik kaca.
UNESCO telah menetapkan Masjid Agung Samarra di Irak ini sebagai salah satu bangunan yang masuk daftar tempat-tempat bersejarah di dunia atau World Heritage Sites.
Namun sejak invasi Amerika Serikat ke 'Negeri 1001 Malam' beberapa waktu silam, pasukan AS dan koalisinya kerap melakukan pengeboman ke tempat-tempat suci di Irak. Salah satu yang menjadi sasaran adalah Masjid Samarra.
Masjid ini sedikitnya pernah dua kali diserang, yang terakhir terjadi pada 13 Juni 2007. Serangan pertama terjadi pada 2006, berupa serangan bom yang menghancurkan kubah emas masjid itu. Peristiwa ini lantas memicu aksi saling balas serangan antara Muslim Sunni dan Syiah di Irak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya