Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mencecar terdakwa dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dengan pertanyaan seputar kaitan Surat Al Maidah 51 dengan budidaya ikan kerapu. Pertanyaan itu disampaikan karena Ahok menyinggung ayat tersebut saat menyosialisasikan program Pemprov DKI Jakarta di Kepulauan Seribu.
"Maksudnya saudara itu apa, ikan dengan Al Maidah itu apa hubungannya?" tanya Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarso di ruang sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa malam, 4 April 2017.
Ahok menjelaskan, kutipan surat Al Maidah itu diambil karena teringat saat situasi Pilkada Bangka Belitung tahun 2007. Ahok sebenarnya ingin mengingatkan warga agar tidak khawatir apabila dirinya tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia mencoba meyakinkan warga bahwa program budidaya ikan akan terus ada.
"Terlintas, ini jangan-jangan kayak di Belitung, orang polos, karena dia pikir dalam pilkada, harus bayar budi nih kalau milih program," ucap Ahok.
Merasa bingung, Dwiarso kembali bertanya maksud Ahok dengan menyebut warga Belitung. "Saudara katakan, 'Jangan-jangan seperti di Belitung', apa itu? Panen kerapu juga?" tanya Dwiarso.
Menjawab pertanyaan Dwiarso, Ahok menerangkan ada upaya untuk menjatuhkan dirinya sebagai calon gubernur non-Muslim di Pilkada Babel. Salah satunya dengan adanya selebaran menolak memilih gubernur non-Muslim.
"Bukan, selebaran menolak saya menjadi gubernur," jawab Ahok.
Belum puas dengan jawaban Ahok, Dwiarso kembali menanyakan hubungan Surat Al Maidah dalam pidatonya di Kepulauan Seribu. Padahal, saat itu Ahok tidak sedang berkampanye.
"Ya ini hubungannya apa? Saudara di sini ini (Kepulauan Seribu) bukan kampanye Pilkada. Sedangkan di Belitung peristiwa Pilkada 2007, masalah Al Maidah itu. Gimana? Sambungkan pikiran saudara itu," Dwiarso menegaskan pertanyaannya.
Ahok kemudian berusaha memberikan penjelasan kepada hakim tentang pengalamannya saat bertarung dalam Pilkada Babel. Saat itu, ada seorang ibu yang berkata langsung di depannya, tidak bisa memilih Ahok.
"Dia bilang, 'Mohon maaf Hok, ibu gak pilih kamu'. 'Kenapa?' saya tanya, 'Ibu takut murtad, meninggalkan agama ibu'," jawab Ahok.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking