Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memiliki harapan besar pada kemajuan industri film Indonesia. Sebagai penggemar film, dia mendorong adanya perbaikan dalam perkembangan industri film Tanah Air.
" Kita berharap industri film Indonesia baik. Kita harapkan film nasional lebih maju lagi," kata Ahok ditemui usai Nonton Bareng Talak 3 di Djakarta Theater, Jumat, 26 Februari 2016.
Ahok mengatakan, salah satu faktor majunya industri film adalah dengan banyaknya bioskop yang berdiri di daerah-daerah. Dengan begitu, film dapat terdistribusi serta dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.
Menurut dia, Indonesia pernah merasakan kejayaan industri film dengan banyaknya bioskop tidak hanya di kota besar. Tetapi, kejayaan itu runtuh hanya dalam waktu sekejap.
" Hanya memang industri perfilman kita masih tanda tanya, punya masalah di bioskop-bioskop. Dulu bapak saya punya bioskop tapi tutup dan di daerah sudah hampir tidak ada bioskop. Itu penyebab industri kita jatuh," ucap Ahok.
" Dulu industri kita hidup karena kita punya produk di daerah muter. Ada bioskop-bioskop tiba-tiba dikuasai zaman monopolitan dan untuk mengembalikan tidak gampang," kata dia.
Lebih lanjut, Ahok mengatakan film dapat menjadi media pengajaran kebudayaan. Dia mencontohkan seperti setting lokasi film 'Talak 3' yang begitu kuat menampilkan wajah Yogyakarta.
" Yogya begitu indah. Ada kereta api, Malioboro. Itu promosi yang sangat baik. Film itu salah satu acara promosi baik wilayah budaya kita," tutur dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya