Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Keributan terjadi di Bandara Raja Bhoj di Bhopal, India akhir pekan lalu. Penyebabnya, sejumlah penumpang pesawat maskapai Air India protes lantaran disajikan makanan basi dalam penerbangan.
Segera setelah pesawat dengan kode penerbangan AI-435 mendarat di Bandara Raja Bhoj, para penumpang menggeruduk kantor pelayanan Air India di bandara tersebut. Mereka mengeluhkan makanan basi yang disajikan.
Para penumpang sebetulnya sudah memprotes saat berada di dalam pesawat. Bukannya dilayani dengan baik, para penumpang yang justru mendapat jawaban kurang menyenangkan. Para pramugari mengatakan kepada penumpang untuk memakan makanan tersebut atau membuangnya.
Di dalam penerbangan tersebut ternyata ada Anggota Parlemen Rajya Sabha Chaudary Munawwar Saleem. Dia juga mengalami apa yang dialami para penumpang maskapai tersebut.
Tetapi, pengelola maskapai membantah kabar tersebut. Mereka mengatakan tidak menerima keluhan apapun dari penumpang.
" Manajemen telah memerintahkan penyelidikan terkait keluhan yang mereka terima," ujar juru bicara pengelola Air India yang tidak berkenan disebut namanya.
Tuduhan terkait makanan semacam ini ternyata bukan hal baru di India. Pada 2015, seorang pengguna twitter mengunggah foto makanan yang terdapat kadal di dalamnya saat penerbangan dari Delhi menuju London.
Hal itu mengguncangkan dunia maya dan memaksa Menteri Penerbangan Sipil Ashok Gajapathi Raju membuat pernyataan. Pada kasus tersebut, otoritas Air India membantah tuduhan itu dengan mengatakan palsu dan tidak berdasar.
Sumber: hindustantimes.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya