Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto : Facebook.com
Dream - Pengemis identik dengan orang yang kesulitan ekonomi karena tidak dapat dapat lagi mencari pekerjaan untuk dapat melanjutkan hidup.
Biasanya sosok pengemis itu adalah orang tua, ibu-ibu dengan anaknya yang masih bayi atau penyandang disabilitas. Ironisnya, tak semua pengemis yang menengadahkan tangan meminta bantuan dari orang yang lalu lalang berasal dari mereka yang memiliki keterbatasan.
Di Indonesia, mengemis seolah sudah menjadi profesi paling mudah. Dengan hanya mengulurkan tangan, penghasilan yang diperoleh tidak bisa dibilang kecil.
Bahkan saat berangkat mengemis, sebagian dari mereka membawa kendaraan pribadi, atau juga memiliki barang mewah seperti gadget misalnya.
Itulah yang terlihat di dalam sosok pengemis yang tengah ramaikan media sosial beberapa hari belakangan ini. Pengemis ini bahkan dijuluki 'pengemis zaman now' oleh para netizen.
© Dream
Bagaimana tidak, walaupun sekilas tampak seperti pengemis pada umumnya, namun lewat foto yang diunggah akun facebook Mia Rezietha terlihat si pengemis bermain tablet andorid Mirip ABG jaman sekarang.

" Kalau jaman dulu (waktu aku masih kecil), pengemis itu benar-benar orang yang nggak mampu untuk bekerja lagi," tulisnya Mia Rezietha dalam unggahannya pada 7 Desember 2017 lalu.
Diketahui kejadian ini terjadi di Situbondo, Jawa Timur, di sekitar terminal.
© Dream
Tak ayal postingan inpun langsung dibanjiri komentar netizen.
" Entah itu udah tua atau disabilitas." " Dan kuantitasnya sangat sedikit."
" Kebalikannya, jaman now, gampang banget nemuin peminta-minta."
" Bahkan yang badannya masih seger-buger, masih muda, dan masih kuat bekerja malah memilih buat jadi pengemis.
" Ada ceramah yang pernah kudenger, 'Nggak usah dipikirin siapa yang meminta.'"
" 'Ketika ia meminta kepadamu, dan kau punya, maka berikan.'"
" Tapi kalau kayak gini, tiap peminta-minta (yang masih mampu bekerja) dikasih uang, lama-lama orang akan malas untuk bekerja."
" Apalagi kalau kena generasi micin." " Bisa-bisa mereka lebih memilih pekerjaan sebagai pengemis dibanding cari kerja yang lebih layak dan pantas."
" Bahkan kalau warga Malang (Jawa Timur), coba deh tiap hari jumat ke Masjid Sabilillah, di situ ada 1 keluarga yang jadi pengemis."
" Mereka bawa anak-anak mereka dan diajari jadi pengemis."
" Aku pernah lihat sekali, salah satu dari mereka turun dari angkot, kemudian mengganti pakaian layak mereka jadi pakaian mengemis, dan bergabung dengan para pengemis lainnya."
" Jadi, menurutku, lebih baik bersedekah di masjid/lembaga sedekah lainnya, biar lebih tepat pemanfaatannya."
So, menurut kalian gimana sahabat dream?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya