Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kucing Lucu Nan Menggemaskan. (Foto: Pixabay)
Dream - Kucing dianggap sebagai salah satu jenis binatang yang setia dan sayang kepada manusia.
Sementara, bagi manusia, kucing tidak hanya lucu, tapi tingkahnya menggemaskan.
Namun tidak semua orang suka dengan kucing. Bahkan ada sebagian orang yang justru merasa takut pada kucing.
Ketakutan terhadap kucing ini bukan karena binatang kesukaan Rasulullah ini membawa virus, menjijikkan, atau hal negatif lainnya.
Tapi ketakutan mereka pada kucing lebih didasarkan pada faktor psikologis atau kejiwaan belaka.
Orang-orang yang takut pada kucing dengan alasan yang tak masuk akal bagi orang awam ini disebut mengalami Ailurophobia.
Ailurophobia adalah jenis fobia yang terkait dengan kucing. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, ailurous yaitu kucing dan phobos yang artinya takut.
Jadi, Ailurophobia ini adalah sejenis fobia di mana orang takut pada kucing.
Namun ada satu ironi yang terlihat lucu dari orang-orang yang mengalami Ailurophobia ini.
Alih-alih makin jauh dari kucing, mereka justru didekati atau malah diikuti oleh kucing.
Bagaimana bisa kucing malah suka atau mendekati orang yang takut pada mereka?
Pada umumnya, orang yang takut pada kucing akan berusaha menghindari untuk bertemu dengan binatang tersebut.
Di saat yang sama, mereka akan waspada untuk memastikan bahwa kucing tidak mendekati mereka.
Namun, tindakan orang-orang ini justru membuat kucing mendekati atau malah suka pada mereka.
Ini karena, di mata kucing, tindakan seperti itu bukan dianggap sebagai ancaman.
Kucing justru akan tertarik pada Anda karena merasa aman berada di dekat Anda.
Dalam pandangan kucing, Anda tidak akan menyentuh dan bahkan mengancamnya.
Di kalangan kucing, bertatapan mata secara langsung dianggap sebagai tanda dominasi dan invasi.
Karenanya, jika Anda menatap mata kucing secara langsung dan lama dianggap sebagai ancaman bagi mereka.
Sebaliknya, jika berusaha menghindari bertatapan langsung dengan kucing, maka itu merupakan tanda bahwa Anda 'aman' bagi mereka.
Anda dianggap tidak menantang atau mencoba menginvasi mereka.
Jadi, tidak heran jika kucing malah suka atau mendekati orang-orang yang takut pada mereka.
Itu karena mereka merasa aman berada dekat Anda. Mereka akan menggosokkan badan di kaki Anda.
Mereka bahkan mungkin akan mengikuti ke mana saja Anda akan pergi.
(Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya