Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Anak Di-bully Karena Disebut Miskin, Jawaban Ayah Bikin Terharu

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 15 Januari 2019 11:00
Anak Di-bully Karena Disebut Miskin, Jawaban Ayah Bikin Terharu
Si anak mengira keluarganya miskin hanya gara-gara cuma bisa punya motor.

Dream - Anak kecil ibarat kertas putih. Di masa tumbuh kembang, mereka akan belajar apa yang terjadi di sekitarnya. Bimbingan yang tepat diperlukan agar anak tidak keliru dalam belajar.

Percakapan antara anak dan ayah dari Malaysia ini bisa menjadi inspirasi mengenai bagaimana menangkal pengaruh aksi perundungan (bully) yang marak di tengah kemajuan teknologi dan sosial media yang tak terbendung.

Sang ayah, Hafizul Hakim, menulis percakapannya dengan buah hatinya, Altamis, di akun Facebooknya. Dia mengawali ceritanya dengan pertanyaan yang dilontarkan si anak.

" Ayah, kita ini miskin ya?" tanya Altamis kepada Hakim, dikutip dari World of Buzz.

" Kenapa bertanya begitu?" ujar Hakim balik bertanya sembari tersenyum.

" Teman-teman bilang kalau naik motor, adik ini miskin," kata Altamis.

 

1 dari 3 halaman

Apa Itu Miskin?

Pertanyaan itu membuat hakim heran. Dia balik bertanya apa yang dipahami Altamis mengenai kata miskin.

" Emm. Mereka tidak cukup makan, tidur di kolong jembatan, tidak pernah mandi, dan pakaiannya compang-camping," kata Altamis.

" Jadi, kita miskin tidak?" kata Hakim kepada Altamis.

" Tidak. Adik makan banyak, adik punya tempat untuk tidur, adik selalu mandi dan bajuku tidak compang-camping," kata Altamis dengan semangat.

 

2 dari 3 halaman

Penjelasan Mengharukan Sang Ayah

Setelah mendapat jawaban dari Altamis, Hakim memberikan penjelasan naik motor bukan berarti seseorang miskin. Bisa jadi, orang yang naik mobil itu lebih miskin.

" Kadang, orang naik mobil pun pusing karena sudah tiga bulan tidak bayar cicilan. Tunggu waktu mobilnya disita. Motor ayah sudah lunas lama," kata Hakim.

Lebih lanjut, Hakim mengatakan kepada anaknya dia tidaklah kaya. " Ayah masih harus bekerja keras untuk bayar rumah, beli pempers buat adik, beli makanan," kata dia.

" Ok, ayah. Paham," kata Altamis.

3 dari 3 halaman

Berikut Cerita Lengkapnya...

Beri Komentar