Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Fuh.my)
Dream - Allah SWT telah memberikan warna rambut yang tepat pada setiap hamba-Nya. Ada yang hitam, ada yang kecoklatan. Ada pula yang kemudian warnanya memutih seiring usia yang semakin tua. Jika disyukuri, sesungguhnya di sana ada pahala dan kebaikan.
Namun, tidak jarang orang ingin tampil lebih tampan. Ingin tampak lebih muda. Kemudian mereka pun menyemir rambut agar kembali hitam.
Padahal, perlu diingat dan dicamkan, Islam melarang mengecat atau menyemir rambut khususnya dengan warna hitam.
" Akan ada di akhir zaman nanti orang-orang yang mengecat rambut mereka dengan warna hitam –Husain (salah satu perawi) mengatakan, seperti tembolok burung merpati. Kelak mereka tidak akan mencium baunya surga." (HR. Ahmad; shahih. An Nasa’i juga meriwayatkan hadis senada dengan ini)
Melalui hadis ini, beliau juga menunjukkan ancaman bagi orang yang menyemir rambutnya dengan warna hitam. Dikatakan bahwa mereka tidak akan mencium baunya surga.
Jangankan masuk surga, mencium baunya pun tidak bisa. Padahal dalam hadis yang lain diterangkan bahwa bau surga bisa dicium dari jarak 70 tahun perjalanan.
Selengkapnya baca di sini. (Ism)