Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Sorotgunungkidul.com)
Dream - Selasa, 31 Mei 2016, masyarakat dikejutkan dengan berita tewasnya seorang mahasiswa Universitas Indonesia. Diketahui korban tersebut bernama Vinsensius Billy dan merupakan mahasiswa semester 8, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi UI.
Billy ditemukan tewas menggelantung di dalam kamar kostnya di Jalan Transmisi No 6, Kukusan, Beji, Depok. Sejak Selasa lalu, Polresta Depok pun terus menyelidiki dan mendalami kasus ini.
Dan setelah beberapa hari melakukan pengamatan tempat kejadian perkara, polisi pun menyimpulkan Billy tewas akibat bunuh diri. Namun ada beberapa fakta menarik di balik kematian Vinsensius Billy yang perlu diketahui.
1. Badan sudah keluarkan bau busuk
Jasad Billy pertama kali ditemukan oleh penjaga kost bernama Mariaty. Tubuhnya ditemukan dalam posisi menggelantung di dalam kamar di lantai 3 rumah kost.
Saat itu, Mariaty datang sekitar pukul 08.30 WIB dan mencium bau tak sedap. Ia lalu mencari sumber bau. Rupanya batu itu berasal dari kamar Vinsensius Billy yang tertutup rapat. Penasaran, Mariaty pun mengintip melalui jendela yang tidak tertutup.
Seketika wanita itu menjerit tatkala melihat tubuh Billy tergantung dan berayun-ayun. Ia pun meminta tolong pada orang sekitar.
© Dream
2. Cara bunuh diri yang tak wajar
Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho mengatakan, leher korban terlilit tujuh putaran tali tambang. Menurut Teguh, cara bunuh diri ini berbeda dengan cara bunuh diri biasanya yang hanya satu ikatan. Billy tewas dengan dua ikatan tali tambang.
3. Ditemukan sperma dan kotoran
Saat tiba di tempat kejadian perkara, polisi harus mendobrak pintu kamar kost Billy dengan linggis. Dan ketika jasad diperiksa, polisi menemukan sperma dan kotoran.
© Dream
4. Bunuh diri atau dibunuh?
Hasil sementara penyelidikan, polisi menyimpulkan Billy bunuh diri. Hal itu diperkuat dengan beberapa petunjuk. Salah satunya kondisi pintu kamar korban yang terkunci dari dalam. Artinya, ketika peristiwa itu terjadi, Billy hanya sendiri. Barang-barang di kamar korban juga tidak ada yang hilang.
5. Jarang bersosialisasi
Menurut keterangan para saksi, dalam kehidupan sehari-hari korban jarang bersosilisasi dengan penghuni kost lain.
© Dream
6. Sempat mengeluh
Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan mengatakan, sehari sebelum tewas, mahasiswa Fakultas Ekonomi UI itu sempat mengeluh terserang migrain pada keluarganya.
7. Bunuh diri karena...
Diduga, penyebab korban rela mengakhiri hidupnya lantaran nilai IPK yang jeblok. Berdasarkan keterangan salah seorang temannya, sejak semester 4 hingga sekarang nilai kuliah korban tidak sesuai keinginan dan selalu jauh di bawah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
(Sumber: fajar.co.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya