Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Barcroft Media)
Dream - Menggelar upacara adat atau ritual memang menjadi suatu kegiatan yang sudah biasa dilakukan para warga setempat. Tidak secara rutin, namun dalam waktu tertentu.
Upacara ritual sendiri artinya aturan-aturan tertentu yang digunakan dalam pelaksanaan agama, yang melambangkan ajaran untuk mengingatkan manusia pada ajaran itu. Juga bersifat formal.
Tapi bagaimana jadinya jika perayaan itu juga mengundang jasad orang-orang yang sudah meninggal? Tentu peristiwa tak biasa ini membuat khalayak luas bergidik.
Ritual adat ini yang dilakukan penduduk desa di bagian utara Sumatera Selatan. Tepatnya oleh Suku Toraja. Merayakan ritual dengan cara menggali mayat kerabat atau keluarga mereka untuk mengikuti alur upacara tersebut.
Setelah dikeluarkan dari tempat peristirahatannya, para jenazah itu dimandikan dan didandani berpakaian baju mewah. Hal ini dilakukannya agar tetap mengingat dan menjaga keluara tercinta mereka.
Mereka menyebutkan bagian dari upacara 'Zombie'. Kerangka mayat dari anak-anak hingga sesepuh pun 'dibangkitkan' lagi.
(Ism, Sumber: mirror.co.uk)
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya