Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran (Foto: Merdeka.com)
Dream - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan keprihatinnannya kepada Gubernur DKI Anies Baswedan berserta Wakilnya, Ahmad Riza Patria, yang terkonfirmasi positif Covid-19. Di balik itu, perwira bintang dua ini mengapresiasi langkah pimpinan ibukota itu yang mengumumkan kondisi kesehatannya kepada publik.
" Saya turut prihatin dengan kabar bahwa Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Fadil dalam keterangannya, Kamis 3 Desember 2020.
Dengan langkah yang dilakukan Anies dan Riza Patria, Kapolda berharap para pejabat publik yang sering kontak erat dengan masyarakat bisa bertanggung jawab moral untuk menjaga keselamatan masyarakat. Salah satunnya adalah dengan rutin melakukan pemeriksaan diri dan melaporkannya ke masyarakat.
Tindakan sama juga dilakukan Kapolda yang melakukan tes usap belum lama ini. " Alhamdulillah pada tanggal 2 Desember hasilnya sudah keluar dan dinyatakan negatif," tuturnya.
Lebih lanjut, Fadil menilai, kabar soal kondisi seseorang yang terpapar positif Covid-19 bukanlah sesuatu yang harus ditutupi oleh siapapun. Karena deteksi status Covid-19 merupakan tindakan untuk melindungi diri dan orang lain, termasuk sebagai upaya memutus mata rantai.
" Positif Covid-19 bukanlah aib, bukanlah sesuatu yang harus membuat kita malu. Karena sesungguhnya jika kita mengetahui kondisi tubuh kita, maka kita melindungi diri kita dan juga melindungi orang lain. Kita dapat berperan dalam memutus mata rantai Covid-19," imbuhnya.
" Mari bekerja sama, mari kita jaga Jakarta dengan cara kita terus menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan serta menghindari membuat kerumunan," sambungnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Dinas Kesehatan DKI Jakarta segera melakukan contact tracking atau pelacakan kontak setelah sang gubernur, Anies Baswedan, dan wakilnya, Ahmad Riza Patria, dinyatakan positif Covid-19.
Swab test PCR atau tes usap telah dijalankan kepada ratusan orang yang pernah berinteraksi dekat dengan dua tokoh tersebut dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, sejak Selasa, 1 Desember 2020, sudah ada 158 kontak erat Anies dites usap. Juga sebanyak 279 kontak erat dari Riza juga sudah dites.
" Sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," ujar Widyastuti.
Dari tracing kontak Anies sebanyak 158 orang, kata Widyastuti, ditemukan lima orang positif Covid-19. Kemudian 111 dinyatakan negatif dan sisanya yaitu 42 orang menunggu hasil laboratorium.
Sedangkan temuan dari tracing kontak Riza yaitu 279 orang yang dilakukan sejak 28 November 2020, 19 orang dinyatakan positif Covid-19. Lalu 185 orang negatif dan 75 menunggu hasil pengujian.
Widyastuti mengatakan pelacakan dilanjutkan kepada kontak erat Gubernur dan Wagub yang dinyatakan positif. Untuk menemukan kasus baru agar dapat ditangani sedini mungkin.
" Beberapa kasus ditemukan bahwa periode penularan sebelum berinteraksi dengan Gubernur dan merupakan bagian dari klaster keluarga masing-masing," kata Widyastuti.
Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya