Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Arab Saudi Buka Kasino Dan Hotel Untuk Turis Israel, Perempuan Boleh Berbikini (Shutterstock)
Dream - Arab Saudi akan membuka kasino dan hotel demi mendapatkan keuntungan dari kedatangan turis mancanegara.
Lokasi kasino tersebut telah disiapkan di Pulau Tiran dan Sanafir yang berada di sekitar Laut Merah. Bahkan, turis dan investor asal Israel boleh datang ke pulau tersebut.
Media Israel, Globes, melaporkan bahwa Arab Saudi berencana menjadikan Pulau Tiran dan Sanafir sebagai tujuan wisata, termasuk hotel dan kasino, yang dapat dikunjungi orang Israel.
Situs tersebut mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa Arab Saudi akan mengizinkan orang Israel menghabiskan liburan mereka di Tiran dan Sanafir dan berencana membangun jembatan yang menghubungkan kedua pulau itu dengan Mesir.
Visi Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, fokus pada proyek pariwisata besar di sepanjang Laut Merah sampai ke Eilat.
Perjanjian perdamaian antara Mesir dan Israel ingin menjamin kebebasan pergerakan maritim Israel.
Sumber juga mengatakan bahwa pembukaan pulau Tiran dan Sanafir untuk turis Israel menunjukkan keinginan Arab Saudi untuk meningkatkan langkah-langkah untuk lebih dekat dengan Israel.
“ Namun, visi ini akan diwujudkan secara bertahap dan dengan cara yang tidak memiliki signifikansi politik jangka panjang,” kata sumber tersebut, dikutip dari Middle East Monitor, Jumat 27 Januari 2023.
Seorang pejabat proyek wisata Laut Merah di Arab Saudi mengatakan bahwa Kerajaan tidak akan memberlakukan batasan apa pun pada perempuan di dalam proyek tersebut. Perempuan di sana dapat dengan bebas mengenakan bikini.
Menurut situs web Hotelier, Senior Travel Trade Director, Loredana Pettinati, mengatakan selama dia berada di UEA, proyek tersebut tidak akan membedakan antara pria dan perempuan.
Abaya tidak wajib, dan bukti pernikahan atau surat nikah tidak diperlukan untuk menemani seorang perempuan atau memesan hotel.
“ Tidak akan ada larangan bagi perempuan, di seluruh wilayah Arab Saudi,” kata Pettinati.
“ Bahkan jika anda belum menikah, anda tidak akan memiliki masalah untuk tinggal di hotel. Kami tidak akan bertanya kepada pria atau perempuan apakah mereka sudah menikah atau tidak saat memesan hotel. Perempuan akan bisa memakai bikini di Laut Merah,” imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya