Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream – Sebanyak 49 jimat ditemukan pada mumi berusia 2.300 tahun, yang disebut sebagai ‘Golden Boy’. Beberapa di antara jimat-jimat itu terbuat dari emas.
Benda-benda yang tak ternilai harganya itu diketahui setelah tim peneliti dari Universitas Kairo, Mesir, ‘membuka’ pembungkus mumi seorang remaja secara digital melalui pemindaian tomografi.
Mumi yang terbungkus sempurna itu ditemukan di permakaman masa Ptolemeus Akhir di Edfu, Mesir. Mumi itu telah disimpan di Museum Mesir di Kairo sejak 1916.
Rincian penemuan tersebut diterbitkan dalam jurnal Frontiers In Medicine. Computed Tomography (CT) digunakan untuk memindai dan mencetak mumi secara 3D untuk membantu dokumentasi.
Dari penelitian itu diketahuai bahwa mumi itu berjenis kelamin laki-laki. Bocah yang dimumi tersebut meninggal dalam usia 14 hingga 15 tahun.
Gigi dan tulang mumi dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi atau sakit. Pemindaian CT juga menunjukkan prosedur mumifikasi dilakukan dengan kualitas tinggi.
Dalam proses mumifikasi itu dilakukan pengangkatan otak, pengangkatan jeroan dengan sayatan perut sebelah kiri bawah. Sementara jantung dibiarkan tetap di dalam tubuh. Jenazah kemudian dibungkus dengan linen.
“ Di sini kami menunjukkan bahwa tubuh mumi ini didekorasi secara luas dengan 49 jimat, ditata dengan indah dalam susunan unik tiga kolom antara lipatan pembungkus dan di dalam rongga tubuh mumi,” kata Sahar Saleem, professor sekaligus penulis pertama studi tersebut.
“ Ini termasuk Eye of Horus, scarab, jimat akhet cakrawala, plasenta, Simpul Isis, dan lainnya. Banyak yang terbuat dari emas, sementara beberapa terbuat dari batu semimulia, tanah liat yang dibakar, atau faience. Tujuan mereka adalah untuk melindungi tubuh dan memberikan vitalitas di akhirat,” tambah dia.
Dekorasi luar mumi terdiri dari topeng kepala emas, karton dada, dan sandal. Dari 49 jimat yang terdeteksi, 30 diantaranya terbuat dari emas, sedangkan sisanya terbuat dari faience, batu, atau tanah liat yang dibakar.
Jimat dimasukkan saat pembalsem untuk menjaga dari bahaya dan memberi kekuatan tubuh untuk akhirat.
Semua jimat ini ditata dengan indah dalam susunan khusus yang melambangkan kekuatan banyak dewa Mesir dan kepercayaan akhirat. (www.news18.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya