Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Temuan Mumi Unik Di Pegunungan Alpen (Foto:Esercito Italiano/Comando Truppe Alpine)
Dream – Baru-baru ini para peneliti dibuat kagum dengan sebuah temuan mumi unik di pegunungan Alpen. Mumi yang ditemukan itu bukanlah jasad manusia yang diawetkan seperti kebanyakan ditemukan di Mesir, melainkan mumi kambing.
Mumi yang ditaksir berusia 400 tahun itu ditemukan oleh juara ski ternama, Hermann Oberlehrer, saat mendaki. Setelah enam jam mendaki, Hermann dikejutkan dengan temuan mumi aneh yang terkubur dalam es berabad-abad lamanya.
Mumi itu terlihat mencuat di permukaan es, dekat dengan lokasi berdirinya. “ Hanya setengah dari tubuh hewan itu yang terlihat dari salju. Kulitnya sama sekali tak berbulu. Ini sangat unik. Saya baru pertama kali melihatnya,” ujar Hermann,

Saat menemukan mumi itu, Hermann langsung mengambil foto dan mengirimkannya pada para penjaga. Temuan itu kemudian dilaporkan pada Departemen Cagar Budaya setempat.
Mumi yang terbungkus kain bahan inert (pembungkus mayat) itu kini dalam tahap penelitian oleh para ilmuwan.
Menurut Eurac Research, mumi unik itu masih dalam kondisi yang sangat sempurna dan akan lebih mudah untuk diteliti.
“ Kami masih meneliti mumi ini dan akan mencari tahu efeknya pada DNA,”ujar Marco Samadelli, ahli konservasi di Eurac Research.

Selama berabad-abad lamanya, mumi kambing ini tertimbun es tebal di pegunungan Alpen. Lokasi temuan yang terpencil dan hanya bisa dijangkau dengan helikopter, membuatnya masih sangat terjaga.
“ Dengan analisis mendalam, kami akan memverifikasi perubahan apa yang dialami DNA ketika kondisi tidak di es lagi,” tambah Marco.
Menurut pihaknya, mumi hewan yang ditemukan di pegunungan Alpen sangat unik dan baru ditemui oleh peneliti.
Sumber Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam