Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Saipov Abdullokh, tewas setelah ia terjatuh saat sedang berfoto selfie di area air terjun. Ia diduga mengabaikan tanda peringatan yang telah dipasang oleh pihak pengelola.
Pria berusia 22 tahun yang berasal dari Uzbekistan ini mengujungi Taman Nasional Air Terjun Ngao di Thailand, pada sabtu pagi.
Setibanya disana, ia justru mengabaikan peringatan tentang larangan untuk berselfie di area air terjun. Teman-temannya hanya dapat menyaksikan ngeri saat ia terpeleset di antara bebatuan basah, yang menyebabkan ia terjatuh hingga tewas.
Setelah kejadian mengerikan itu, teman-temannya pun langsung menghubungi pihak pengelola. Saat mereka tiba, Saipov sudah ditemukan tewas diantara bebatuan tajam di dasar air terjun.

Saipov menderita luka dalam di kepala. Menyebabkan ia kehilangan banyak darah.
Paramedis menyatakan, ia meninggal di tempat kejadian. Tubuhnya pun langsung dibawa ke rumah sakit Ranong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi kemudian melanjutkan penyelidikan dengan menanyakan kejadian tersebut kepada teman-teman Saipov. Semuanya mengatakan Saipov berdiri di atas bebatuan air terjun untuk berfoto selfie.

Chalit Sinrojthanakorn, Kepala taman nasional mengatakan Soipov telah mengabaikan peringatan untuk tidak mendekati tepi air terjun karena permukaannya yang licin.
“ Segera setelah kami menerima panggilan tersebut, kami langsung berkoodinasi dengan layanan penyelamat dan pihak kepolisian,” ungkapnya.
“ Mereka menyewa sepeda motor dan melakukan perjalanan dari Phuket. Almarhum berjalan menuju air terjun. Ia terpleset diatas bebatuan licin. Tubuhnya jatuh diantara batu-batu yang tajam. Ia tewas seketika karena mengeluarkan banyak darah dari hidung dan mulut,” lanjut Chalit.
Polisi mengatakan jenazah Saipov telah dikirim kerumah sakit untuk memastikan penyebab kematiannya. Mereka juga melaporkan peristiwa itu kepada Kedutaan Besar Uzbekistan di Thailand.
(Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya