Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Credits : NASA
Dream- Jika umumnya keberadaan asteroid dianggap mengancam kehidupan karena khawatir bertabrakan dengan bumi, namun tidak halnya dengan benda langit bernama Asteroid 1986DA.
Alih-alih dihindari, sebuah perusahaan pertambangan Inggris, Asteroid Mining Corporation, justru tengah mempersiapkan proyek misi perjalanan luar angkasa untuk menambang asteroid berdiameter 1 km tersebut pada tahun 2027.
Perusahaan tersebut tertarik mengunjungi Asteroid 1986DA lantaran asteroid tersebut tersusun atas platinum dan logam berharga lainnya. Tak hanya para astronom, keberadaan Asteroid 1986DA juga menjadi perbincangan hangat di kalangan pengusaha tambang.
Mereka meyakini bahwa asteroid tersebut menyimpan logam mahal seperti platinum senilai 10 triliun poundsterling atau setara dengan Rp192 ribu triliun. Bahkan asteroid tersebut dia anggap sebagai ‘satu-satunya peluang ekonomi terbesar dalam sejarah manusia’.
Sebuah perusahaan pertambangan Inggris, Asteroid Mining Corporation, berencana untuk meluncurkan misi penambangan Asteroid 1986DA, yang dikatakan bernilai 10 triliun poundsterling pada tahun 2027.
Asteroid Mining Corporation sendiri didirikan oleh Mitch Hunter-Scullion pada Maret 2016. Tujuan didirikannya perusahaan ini adalah untuk memajukan peradaban manusia dalam Revolusi Industri Ketiga.
Mereka mengklim bahwa penambangan asteroid, yang juga dikenal sebagai sumber daya industri luar angkasa, sebagai ‘peluang ekonomi tunggal terbesar dalam sejarah manusia’.

Pada bulan Mei lalu, Hunter-Scullion mengatakan pada sebuah pidato di Kemitraan Pelatihan Doktoral Universitas Oxford bahwa walaupun sumber daya Bumi terbatas, masyarakat memiliki permintaan tanpa batas.
" Sumber daya bumi terbatas. Permintaan masyarakat terhadap mereka tak terbatas. Sumber Daya Luar Angkasa akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan selama berabad-abad,” ujar Hunter-Scullion.
Hunter-Scullion juga mengatakan bahwa " langit bukanlah batasnya" karena industri sumber daya ruang angkasa dapat menelurkan kemungkinan tanpa batas.
Setelah berminggu-minggu mempelajari dan mengidentifikasi asteroid mana yang paling berharga dan kandidat yang paling layak untuk dijelajahi, mereka menemukan Asteroid 1986DA dan perusahaan tersebut menghargai bahan-bahan yang dapat ditemukan di dalamnya sekitar $ 13 triliun itu.
Asteroid itu dijuluki " tambang emas terbang" karena nilai logam yang terkandung di dalamnya. Lantas perusahaan Hunter-Scullion berencana meluncurkan misi untuk menambangnya.

" Pada dasarnya, selama beberapa minggu, sebagian dari kami yang bekerja untuk mengidentifikasi asteroid mana yang paling berharga dan kandidat yang paling layak untuk dijelajahi. Salah satu yang muncul adalah Asteroid 1986DA,” ujar Hunter Scullion.
" Sebuah asteroid dengan diameter 1 km dan dalam persentil ke-90 atas untuk komposisi platinum pada dasarnya akan menjadi sekitar £ 9 atau £ 10 triliun," kata CEO muda itu.
Lebih lanjut, Hunter-Scullion berupaya mencari pendaftaran resmi atas penambangan Asteroid 1986DA untuk peluncuran misi pada 2027. Pemerintah Amerika Serikat dapat membantunya dalam masalah hukum karena legislator Amerika mengeluarkan undang-undang pada 2015 yang memungkinkan perusahaan swasta untuk bergabung dalam industri penambangan luar angkasa.
Menurut undang-undang, warga AS diizinkan untuk berpartisipasi dalam ‘eksplorasi komersial dan eksploitasi sumber daya luar angkasa’ yang mencakup air dan mineral saat NASA mendukung kegiatan penelitian tentang penambangan luar angkasa.
Dia juga menambahkan bahwa industri penambangan luar angkasa memiliki kemungkinan pertumbuhan yang sangat besar karena ada miliaran asteroid serupa yang terbang di ruang angkasa yang dapat digunakan untuk penambangan.
" Jadi pada dasarnya apa yang telah kami lakukan, kami telah melihat sumber daya potensial untuk peluncuran misi pada tahun 2027. Tapi kami percaya ada ratusan miliar, kalau tidak mungkin lebih," tutupnya.
Sumber : Daily Star
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya