Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

`Ayo, Kembaranku Kita Juarai Lomba Itu!`

Reporter : Ayik
Senin, 8 September 2014 15:02
`Ayo, Kembaranku Kita Juarai Lomba Itu!`
Peder Mondrup menemani Steen dalam perlombaan tarik perahu karet sejauh 3,8 km sambil berenang.

Dream - Ditakdirkan sebagai saudara kembar merupakan anugerah yang diberikan Tuhan. Beda halnya yang terjadi dengan saudara kembar yang memiliki keberuntungan hidup yang berbeda. Steen dan Peder Mondrup dilahirkan dalam keadaan berbeda. Steen dilahirkan dengan fisik yang lebih kuat daripada Peder.

Peder mengalami kerusakan otak sejak lahir, meski begitu Steen tak pernah menginggalkan sang kakak yang lemah tak berdaya. Steen terus menaruh semangat serta harapan pada Peder untuk menjalani hidup dengan normal sama halnya Steen.

Steen seringkali mengajak sang kakak Peder dalam berbagai ajang perlombaan olahraga. Peder Mondrup menemani Steen dalam perlombaan tarik perahu karet sejauh 3,8 km sambil berenang.

Selanjutnya Steen mengajak Peder untuk menyelesaikan balap sepeda sejauh 180.25 km untuk kategori maraton 42.2 km, yang berakhir di Kopenhagen, Denmark.

Steen tak pernah merasa keberatan untuk selalu mengikutsertakan saudara kembarannya itu. Dua saudara kembar Pria yang berusia 34 taun itu, merasa sangat bersyukur karena mimpi lima tahun yang lalu dapat menjadi kenyataan.

Bisa ikut balap sepeda merupakan tantangan terbesar dalam hidup mereka, namun siapa sangka mereka dapat menyelesaikan balap sepeda itu.

Steen juga mengungkapkan selain berpacu dengan waktu kebahagian tak pernah ternilai adalah dapat bersama saudara kembarnya dalam setiap waktu. Ia juga mengutarakan pendapatnya yang dilansir mirror.co.uk, seseorang yang memiliki kekurangan fisik atau cacat bisa melebihi batasan asal dia mau berjuang dan memiliki semangat hidup yang kuat.

" Saya bangga bisa selalu bersama Peder, walaupun Peder tak sempurna, Saya selalu berharap dapat menjadi penyanggah hidup Peder, Saya punya kaki dan Peder punya otak jadi kami kombinasi yang sempurna untuk jadi seorang atlet dengan semangat baja" ungkap Steen.  (Ism)

Beri Komentar