Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Steen Dan Peder Mondrup
Dream - Ditakdirkan sebagai saudara kembar merupakan anugerah yang diberikan Tuhan. Beda halnya yang terjadi dengan saudara kembar yang memiliki keberuntungan hidup yang berbeda. Steen dan Peder Mondrup dilahirkan dalam keadaan berbeda. Steen dilahirkan dengan fisik yang lebih kuat daripada Peder.
Peder mengalami kerusakan otak sejak lahir, meski begitu Steen tak pernah menginggalkan sang kakak yang lemah tak berdaya. Steen terus menaruh semangat serta harapan pada Peder untuk menjalani hidup dengan normal sama halnya Steen.
Steen seringkali mengajak sang kakak Peder dalam berbagai ajang perlombaan olahraga. Peder Mondrup menemani Steen dalam perlombaan tarik perahu karet sejauh 3,8 km sambil berenang.
Selanjutnya Steen mengajak Peder untuk menyelesaikan balap sepeda sejauh 180.25 km untuk kategori maraton 42.2 km, yang berakhir di Kopenhagen, Denmark.
Steen tak pernah merasa keberatan untuk selalu mengikutsertakan saudara kembarannya itu. Dua saudara kembar Pria yang berusia 34 taun itu, merasa sangat bersyukur karena mimpi lima tahun yang lalu dapat menjadi kenyataan.
Bisa ikut balap sepeda merupakan tantangan terbesar dalam hidup mereka, namun siapa sangka mereka dapat menyelesaikan balap sepeda itu.
Steen juga mengungkapkan selain berpacu dengan waktu kebahagian tak pernah ternilai adalah dapat bersama saudara kembarnya dalam setiap waktu. Ia juga mengutarakan pendapatnya yang dilansir mirror.co.uk, seseorang yang memiliki kekurangan fisik atau cacat bisa melebihi batasan asal dia mau berjuang dan memiliki semangat hidup yang kuat.
" Saya bangga bisa selalu bersama Peder, walaupun Peder tak sempurna, Saya selalu berharap dapat menjadi penyanggah hidup Peder, Saya punya kaki dan Peder punya otak jadi kami kombinasi yang sempurna untuk jadi seorang atlet dengan semangat baja" ungkap Steen. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya