Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
St Petersburg (theguardian.com)
Dream - Akhir Mei hingga awal Juli merupakan masa bagi penduduk St Petersburg, Rusia, untuk menyalakan lampu sepanjang hari. Ini lantaran dalam kurun waktu tersebut matahari tidak pernah terbit.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orang Islam di sana dalam menjalankan puasa. Mereka harus berpuasa selama 21-22 jam, sesuai petunjuk yang diberikan para otoritas Islam di sana.
" Di St Petersburg, kaum muslim memandang ini merupakan ujian. Mereka akan berpuasa selama 21-22 jam," ujar pekerja di Pusat Bimbingan Spiritual Muslim St Petersburg yang tidak bersedia disebut namanya, dikutip Dream.co.id dari theguardian.com, Jumat, 19 Juni 2015.
Tetapi, para muslim tidak menjadikan hal ini sebagai beban. Itu merupakan ujian untuk menguatkan keimanan mereka.
" Islam adalah jalan hidup. Bagi kami, puasa sana dengan bangun di pagi hari dan menggosok gigi," kata dia.
Seorang petugas administrasi pada sekolah setempat, Yelizaveta Izmailova mengatakan dia bersama keluarganya tetap melaksanakan puasa meski matahari tidak pernah terbit. Mereka mengandalkan jadwal yang diedarkan oleh pengelola masjid setempat.
" Bulan ini, waktu berbuka puasa sangat terlambat. Kami tidak makan atau minum sejak pukul 02.00 pagi hingga matahari terbenam pada pukul 22.00 WIB," kata dia.
Waktu senja menjadi lebih lama 30 menit pada bulan Juni. " Tentu saja ini merupakan beban berat bagi tubuh manusia, tapi setiap Muslim membuat pilihan sendiri secara sadar," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya