Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
50 Merek Termahal Di Indonesia (Brandz)
Dream - PT Bank Central Asia Tbk dengan merek ternamanya BCA menjadi yang termahal diantara 49 merek perusahaan lain di dunia. Dengan valuasi sekitar Rp 136,9 triliun, merek BCA dianggap lebih berharga dibandingkan merek pesaingnya, Mandiri.
Tak hanya antarbank, BCA juga dilaporkan memiliki valuasi merek lebih mahal dibandingkan produsen mi atau rokok yang rajin beriklan di media masa.
Penobatan tersebut diberikan lembaga penilai merek-merek besar dunia, BrandZ yang menganugerahi titel kepada 50 perusahaan Indonesia yang dianggap memiliki daya saing di pasar global.
CEO The Store WPPDavid Rooth dalam keterangan pers " BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands" mengatakan penghargaan akan rutin diberikan kepada beberapa perusahaan ternama di Indonesia.
Mengutip laporan Brandz, di antara 50 merek yang masuk dalam daftar penghargaan, perusahana yang bergerak di bidang bank memiliki porsi 24 persen dari keseluruhan valuasi merek perusahaan.
" Dalam hal ini BCA menempati peringkat pertama karena nilai valuasi BCA mencapai 136,9 trilyun. Ini berarti mendekati nilai merek di peringkat BrandZ top 100 dunia," ungkap Rooth di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2015.
Selain BCA, tercatat empat bank lainnya masuk dalam peringkat 10 besar. Nilai valuasi dari bank-bank itu mencapai Rp 378,5 triliun.
Selain sektor perbankan, Brandz juga mencatat merek mahal perusahaan Indonesia lain yang bergerak di bisnis properti, makanan, susu, minuman ringan, ritail dan hiburan.
Menurut Rooth, mahalnya valuasi sebuah merek dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang cepat serta tingginya keyakinan dari konsumen. Sedangkan brand itu sendiri akan sukses apabila mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara fungsional.
" Kekuatan merek menarik perhatian konsumen empat kali lipat dibanding dengan perusahaan yang tidak mempunyai brand," ujarnya.
Dalam pemeringkatan kali ini, BrandZ menggunakan metodologi yang unik dengan mengombinasikan data finansial dan persepsi para konsumen. Data itu diolah menjadi penelitian yang definitif dari merek-merek paling berharga di pasar Indonesia yang berkembang pesat.
Berikut adalah 50 merek termahal di Indonesia:

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya