Kondisi Wanita Berbobot 220 Kg, 2 Bulan Usai Operasi

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 4 Maret 2019 09:03
Kondisi Wanita Berbobot 220 Kg, 2 Bulan Usai Operasi
Titi Wati kini sudah bisa berdiri, meski hanya baru selama 10 menit.

Dream - Perempuan berbobot 220 kilogram asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Titi Wati, kondisinya telah membaik. Kini, Titi sudah dapat berdiri.

Kepastian kemajuan kesehatan Titi Wati ini disampaikan Wakil Direktur RSUD Dorrys Sylvanus, Palangkaraya, Theodorus Sapta Atmaja.

" Saya baru dapat laporan saat ini Titi Wati sudah bisa berdiri walaupun durasinya baru sekitar 10 menit," ujar Sapta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat, 1 Maret 2019.

Sapta mengatakan, mulai dapat berdiri menunjukkan kondisi fisik Titi semakin membaik. Sapta memastikan, Titi tak lagi menggunakan obat insulin guna mengendalikan kadar gula darah.

Sapta menyebut, saat penimbangan badan atau sebulan usai operasi pengecilan lambung, penurunan berat badan Titi mencapai 9 kilogram. Padahal, rumah sakit mencapai 10 sampai 15 kilogram.

Tetapi, Sapta yakin berat badan Titi akan turun sesuai target. " Penurunan akan sesuai target apabila yang bersangkutan sudah bisa melakukan aktivitas seperti jalan kaki," kata dia.

(Ism, Sumber: Liputan6.com/Rajana K)

1 dari 3 halaman

Perubahan Drastis Titi Wati, Bikin Pedagang Bakso Melongo

Dream - Dua pekan usai operasi bariatrik, Titi Wati menunjukkan perkembangan yang menakjubkan. Perempuan berbobot 350 kilogram itu kini sudah bisa duduk dan berdiri, meski tidak bertahan lama.

Tak hanya itu, wanita asal Jalan George Obos XXV, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ini juga bisa menahan nafsu makan. Kini, Titi Wati tak lagi mau menyantap makanan kesukaannya, bakso.

Ada cerita lucu setelah Titi Wati menjalani operasi. Suatu sore, ada pedagang bakso langganan yang lewat di depan rumahnya. Pedagang itu kembali menawarkan bakso kepada Titi.

Tapi tawaran itu dia tolak. Jawaban Titi membuat si pedagang bakso melongo. Sebab, selama ini Titi selalu membeli bakso kepadanya.

" Dari raut wajahnya, saya lihat dia tak percaya kalau saya menolak makan baksonya. Padahal, biasanya kalau lihat orang makan bakso, air liur bisa sampai menetes karena sangat pingin," ujar Titi, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 31 Januari 2019.

2 dari 3 halaman

Ogah Lagi Sentuh Bakso dan Es Jus

Selama ini, bakso adalah makanan yang setiap hari disantap Titi. Sekali makan, dia bisa habis minimal dua mangkok bakso.

Selain itu, Titi juga sangat gemar minum es jus. Dia bisa menghabiskan 9 gelas es jus dalam sehari hingga tubuhnya mekar dengan cepat selama 6 tahun.

Kini, dia tidak lagi berselera menyantap bakso dan es jus. Bahkan, menyentuhnya saja seperti ogah.

" Mungkin kalau bakso atau es jus ditaruh di hadapan saya, bisa muntah," kata dia.

3 dari 3 halaman

Pola Makan Kian Teratur

Titi mengaku nafsu makannya turun secara drastis. Tetapi, dia tidak tahu pasti apa yang menjadi pemicunya.

" Mungkin karena lambung dikurangi jadi kecil sehingga makanan yang dimakan juga sedikit," duga Titi.

Kini, Titi sangat menjaga pola makannya. Dia makan sesuai dengan anjuran dokter. " Selain itu tidak," kata dia.

(Ism, Sumber: Liputan6.com/Rajana K)

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'