Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Horor, Belasan Penumpang Pesawat Sakit Massal dalam Penerbangan ke AS

Reporter : Sugiono
Jumat, 7 September 2018 15:01
Horor, Belasan Penumpang Pesawat Sakit Massal dalam Penerbangan ke AS
Pesawat dari Dubai dengan nomor penerbangan 203 itu ditahan setelah belasan penumpang jatuh sakit secara tiba-tiba pada hari Rabu pagi kemarin.

Dream - Sebuah pesawat Airbus A380 milik maskapai Emirates terpaksa ditahan dan dikarantina di landasan pacu Bandara Internasional John F. Kennedy, New York. Pemicunya, belasan penumpang di dalam pesawat itu mendadak jatuh sakit.

Pesawat dari Dubai dengan nomor penerbangan 203 itu ditahan pada hari Rabu, 5 September 2018 pagi waktu setempat.

Begitu mendarat di Bandara JFK, petugas bandara dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) langsung mengarahkan pesawat ke sebuah area khusus di landasan pacu untuk menjalani pemeriksaan.

Suasana di sekitar pesawat pengangkut belasan penumpang sakit massal

Emirates mengkonfirmasi pesawat mendarat sekitar jam 9:15 pagi waktu setempat dan para penumpang langsung menjalani pemeriksaan sampai siang hari.

Menurut keterangan CDC, penumpang mengangkut sekitar 100 penumpang, termasuk beberapa awak kabin. Sebelumnya para penumpang mengeluh bahwa mereka mengalami batuk-batuk dan demam selama penerbangan.

" Sebagai tindakan pencegahan, para penumpang dan awak kabin diperiksa otoritas kesehatan setempat pada saat kedatangan. Keselamatan dan kesehatan pelanggan kami adalah prioritas yang utama bagi kami," kata perwakilan Emirates dalam sebuah pernyataan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 19 penumpang dinyatakan sakit. Juru bicara kantor Wali Kota New York, Eric Phillips, menulis cuitan di Twitter yang merinci insiden sakit massal ini.

" Semua penumpang turun dan telah menjalani pemeriksaan. Hasilnya, 19 orang dinyatakan sakit, 10 orang dikirim ke rumah sakit, dan 9 orang menolak untuk diperiksa," cuit Eric di @EricPhillips.

Dalam cuitannya itu Eric juga mengatakan bahwa petugas kesehatan dari CDC telah melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab sakit massal tersebut. Namun, untuk sementara, petugas kesehatan menyebutkan bahwa gejala-gejalanya mirip dengan flu.

Sementara itu CDC menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh penumpang, termasuk mengukur suhu tubuh dan mengirim beberapa penumpang ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

" Penumpang yang dinyatakan sehat bisa melanjutkan perjalanan mereka. Tapi mereka tetap harus menjalani pemeriksaan dari petugas jika diperlukan. Sebanyak 432 penumpang telah diperbolehkan pulang dan sekarang ada tambahan 8 penumpang yang sedang dirawat di bandara," bunyi pernyataan CDC.

1 dari 2 halaman

Kesaksian Seorang Penumpang yang Sehat

Larry Coben, salah satu penumpang dalam penerbangan itu menceritakan suasana selama penerbangan ketika kabar tentang sakit massal tersebut mulai menyebar.

" Kami semua mendapat kabar dari awak kabin bahwa ada beberapa penumpang yang sakit dan kami harus tetap di tempat masing-masing," katanya melalui Twitter.

Coben juga mengunggah foto belasan ambulans sedang menjemput pesawat yang dinaikinya saat mendarat di Bandara JFK. Dia kemudian melihat pilot dan beberapa awak kabin turun dari pesawat.

" Kami kemudian diminta mengisi formulir pengendalian dan pencegahan penyakit oleh CDC," katanya di Twitter. Coben akhirnya diperbolehkan pulang dan telah sampai di rumahnya sekitar jam 11 pagi waktu setempat.

Airbus A380 adalah pesawat penumpang komersial terbesar di dunia. Emirates sejauh ini adalah operator yang paling banyak memiliki model tersebut dengan lebih dari 100 di armadanya.

Kapasitas tempat duduk Airbus A380 bervariasi. Namun model yang mendarat dan dikarantina di Bandara JFK diduga yang memiliki kapasitas 489 atau 517 penumpang.

2 dari 2 halaman

Pengalaman Menegangkan Rapper Lawas Vanila Ice

Rapper lawas Amerika Serikat Vanila Ice termasuk salah satu penumpang yang terjebak dalam insiden penumpang sakit massal Emirates 203 di Bandara JFK.

Pesawat Airbus A380 terpaksa ditahan dan dikarantina di landasan pacu karena mengangkut belasan penumpang dari Dubai yang tiba-tiba sakit massal.

Dalam kejadian itu, Vanila Ice termasuk salah satu penumpang yang ikut merasakan suasana tegang saat pesawat tersebut dijaga ratusan polisi dan 'dikepung' belasan ambulans serta mobil pemadam kebakaran.

" Saya baru saja tiba di New York dari Dubai, dan sekarang saya terjebak di landasan pacu dengan ratusan polisi, ambulans, dan mobil pemadam kebakaran. Ini gila," kata pelantun lagu 'Ice Ice Baby' itu di Facebook.

Dia juga membagikan video adegan mirip film pembajakan pesawat itu yang dia rekam dari jendela pesawat.

Rapper bernama asli Robert Matthew Van Winkle itu kemudian mengaku lega karena dia berada di dek atas. Dia mengatakan sekitar 100 penumpang yang sakit itu berada di dek bawah.

" Ini gila. Sepertinya ada sekitar 100 penumpang yang sakit di dek bawah. Jadi aku lega berada di dek atas. Saya naik pesawat double-deck A380," cuit Vanila Ice di Twitter.

Vanila Ice mengatakan dia sering terbang keliling dunia sepanjang hidupnya, tapi belum pernah melihat situasi yang menegangkan seperti ini.

Sumber: USA Today

Beri Komentar