Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Menaker Hanif Dhakiri Dan Tiga Atlet Dari Keluarga Pekerja Migran (kemnaker.go.id)
Dream - Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, memberikan penghargaan kepada tiga atlet penyumbang medali emas Asian Games 2018 untuk Indonesia. Tiga atlet yaitu Rindi Sufrianto dan Aries Susanti Rahayu dari cabang olahraga panjat tebing serta Aji Bangkit Pamungkas dari pencak silat adalah anak-anak dari para mantan pekerja migran Indonesia.
" Merupakan wujud apresiasi bagi putra putri terbaik bangsa, orangtua mereka merupakan stakeholder Kemnaker sekaligus pahlawan devisa bagi Indonesia," ujar Hanif, dikutip dari kemnaker.go.id, Kamis 6 September 2018.
Rindi merupakan anak pasangan Agus Hari Supomo dan Djuartin. Sang ayah sudah 7 tahun bekerja di Malaysia sampai sekarang. Sementara ibunya 14 tahun menjadi pekerja migran di Negeri Jiran hingga saat ini.
Sementara Aries merupakan putri dari S Sanjaya dan Maryati. Ibunda Aries tercatat pernah tinggal di Timur Tengah untuk bekerja.
Terkhir pesilat Aji Bangkit adalah anak dari Agus Widodo dan Anis Nurul Laili. Ibunya pernah bekerja di Taiwan.
Hanif menegaskan jangan memandang sebelah mata kepada para pekerja migran. Mereka, kata Hanif, bekerja secara halal.
" Devisa nomor satu sawit, nomor enamnya PMI (Pekerja Migran Indonesia)," kata Hanif.
Selanjutnya, Hanif mendorong agar para TKI berinvestasi terbaik untuk anak-anaknya. Dia berharap anak-anak TKI bisa melampaui capaian orangtuanya.
" Saya ingin anak TKI melahirkan atlet panjat tebing, saya ingin anak TKI melahirkan menteri, saya ingin anak TKI menjadi Presiden," ucap Hanif.
Selain itu, Hanif bangga pada prestasi yang ditorehkan para atlet ini. Meski dari keluarga pekerja migran yang kerap dipandang miring, mereka tetap bisa mengharumkan nama bangsa.
" Kami bangga dalam situasi ekonomi keluarga yang kurang menguntungkan namun mereka dapat berprestasi besar, memberikan dharma baktinya mengharumkan negara dan bangsa dalam kancah olahraga internasional," kata dia.
Ketiga atlet ini juga diganjar hadiah berupa uang tunai masing-masing Rp25 juta dari BRI, Rp25 juta dari BNI, serta Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) selama 48 bulan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya