4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi Massa FPI (Foto: Twitter.com)
Dream - Sebuah pesan terhadap Front Pembela Islam (FPI) beredar di media sosial. Pesan tersebut berisi pujian lantaran FPI menjalankan evakuasi lebih dulu sebelum datangnya tim evakuasi lainnya.
Pesan itu kemudian tersebar di sosial media dan menjadi perbincangan hangat.
" Saya malu banyak saudara saya yg telah ikut menjelek2an FPI," demikian bunyi pesan tersebut, diakses Dream pada Senin 1 Oktober 2018.
Si penulis pesan menceritakan ketika tsunami tiba, semua orang panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri sendiri.
" Malamnya suasana sangat mencekam, tada listrik, tada makan, tapi subuh2 baju putih2 sudah turun mbantu, orang FPI yg paling dulu cari korban, beri obat, makan," lanjut pesan tersebut.
Si pembuat pesan juga mengatakan rumahnya hancur. Tak ada lagi yang tersisa, termasuk makanan dan air minum.
" Rumahku hancur mereka pagi datang bawa air, roti dan perban mereka tak peduli rumahku ada salib kristus, mereka telah hibur kami walau dengan senyum," tulis pembuat pesan.
Unggahan FPI
Akun Twitter.com @intelijen_FPI mengunggah video Ketua FPI Sulawesi Tengah yang bersedih saat tiba di lokasi bencana.
Ketua DPD FPI Sulteng brsama dgn relawan FPI tak kuasa mnahan tangis saat tiba dlokasi trparah di kel. Balaroa Palu Barat, Sulteng. Ratusan rumah warga ambruk longsor sedalam 20 meter. kebawah, blm ada sama sekali evakuasi korban hingga saat ini.#PrayforSulteng#PrayForPalu pic.twitter.com/S3L1zYRbRd
— Intelijen FPI (@Intel_FPI)30 September 2018
Dream - Berikut pesan yang beredar itu:
(ism)
Pesan tersebut mendapat banyak sekali tanggapan dari netizen.
" Ko aku merinding dan mau nangis bahagia ngelihat perdamaian ini..," tulis akun @lambehemong.
" FPI udah sering begitu, sewaktu ada bencana pasti turun langsung ke lapangan. Cuma ga banyak yang expose. Ya biasa lah media. Yang di expose yang jelek2 aja hehehe..," tulis akun @swariwiraputri.
" Saya percaya tidak semua oknum yg ada di sebuah organisasi itu bersifat buruk,pasti bnyak juga yg bersifat baik...mngkin prinsip atau ideologi mereka keras tapi begitu ada musibah seperti ini,maka naluri kemanusiaan lah yg utama...Terimakasih sudah mewakili kami yg jauh dan tidak bisa kesana,doa kami tidak akan putus2 untuk masyarakat disana,tetap utamakan kesehatan dan keselamatan dalam membantu para korban," tulis akun @puputarumsari.
" Sya percaya krna pas gempa lombok rombongan itu selalu wara wiri dengan rompi khasnya membawa bantuan," tulis akun @rela_noviatin08.
Dream - Berikut tanggapan dari Ketua FPI Sulawesi Tengah:
Ketua DPD FPI Sulteng brsama dgn relawan FPI tak kuasa mnahan tangis saat tiba dlokasi trparah di kel. Balaroa Palu Barat, Sulteng. Ratusan rumah warga ambruk longsor sedalam 20 meter. kebawah, blm ada sama sekali evakuasi korban hingga saat ini.#PrayforSulteng#PrayForPalu pic.twitter.com/S3L1zYRbRd
— Intelijen FPI (@Intel_FPI)September 30, 2018
(ism, sumber: Twitter.com/intelijen_FPI)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
