Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Aksi hacker benar-benar telah menimbulkan trauma bagi perusahaan teknologi dan informasi dunia. Salah satu produsen smartphone asal Kanada, Blackberry bahkan harus menggandeng raksasa penerbangan, Boeing.
Dari kerjasama ini, Blackberry tengah merancang sebuah telepon genggam yang memiliki kemampuan menghancurkan diri sendiri.
Smartphone Boeing Black, yang bisa mengenkripsi panggilan, digunakan agen pemerintah untuk melindungi data dan keamanan komunikasi.
Telepon genggam ini dirancang menggunakan teknologi dual-SIM dan bisa dikonfigurasi untuk mengakses sensor biometrik dan satelit.
"Kami senang mengumumkan kolaborasi Boeing dengan Blackberry untuk menyediakan perangkat aman berbasis Android yang menggunakan paltform BES 12 (Blackberry Enterprise Service)," ujar CEO Blackberry, John Chen seperti dikutip dari laman Arabianbusiness, Selasa, 23 Desember 2014.
BES adalah platfrom pengelola perangkat telepon yang mengizinkan perusahaan untuk mengatur platform lintas perangkat, termasuk perangka yang bisa berjalan di Android dan iOS. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS