Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lokasi Banjir Bandang Di Flores Timur, NTT (Liputan6.com)
Dream - Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, menyatakan Siklon Tropis Seroja yang menyebabkan bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki karakter yang belum pernah terjadi di Indonesia. Sejak terbentuk, siklon ini sudah masuk daratan.
Menurut Dwikorita, umumnya siklon terbentuk dengan pusat berada di lautan. Sementara yang masuk ke daratan adalah ekornya, yang kemudian akan terurai.
" Siklon ini masuk ke daratan, padahal pada umumnya yang terjadi di Indonesia tidak masuk ke daratan. Itu sudah masuk sampai ke Kupang," ujar Dwikorita dalam keterangan pers usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Dwikorita menjelaskan siklon ini sudah terdeteksi sejak 2 April 2021. Ini merupakan siklon ke-10 yang terjadi di Indonesia tetapi paling kuat dari yang lain.
" Saat ini, mulai berkembang saja sudah kena pulau dan itulah yang terdahsyat. Ini baru pertama kali terjadi di Indonesia," kata dia.
Dia lalu menjelaskan siklon ini terbentuk sebagai dampak dari peningkatan suhu di perairan Nusa Tenggara. Menurut dia, suhu laut telah mencapai 30 derajat Celcius, padahal rata-rata 26 derajat Celcius.
" Ini baru hipotesis tapi ada korelasi peningkatan suhu air laut yang dipengaruhi pemanasan global," kata Dwikorita.
Saat ini, Siklon Seroja sudah bergerak menjauhi Indonesia menuju arah barat daya. Kecepatan putaran arus tercatat 85 Kilometer per jam saat pertama terbentuk dan saat ini sudah mencapai 100 Km per jam.
Diprediksi pada tanggal 7 April, siklon ini sudah jauh dari Indonesia. Namun demikian masih akan menimbulkan dampak berupa hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang tinggi dikawatirkan mirip tsunami.
" Ketinggian gelombang di Samudra Hindia 6 meter, namun di perairan NTT bisa mencapai 4-6 meter," kata Dwikorita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya