Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo
Dream - Presiden Joko Widodo mengambil sejumlah langkah percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur serta Nusa Tenggara Barat. Jokowi meminta upaya evakuasi dan pencarian korban belum ditemukan agar dipercepat.
" Saya minta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri dengan seluruh jajarannya mengerahkan tambahan personel SAR sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak, termasuk wilayah terisolir dan berbagai gugus pulau," ujar Jokowi saat memberikan arahan dalam rapat terbatas penanganan bencana di NTB dan NTT, disiarkan Sekretariat Presiden.
Jokowi juga meminta Menteri PUPR mengerahkan alat berat dari berbagai tempat. Sehingga proses evakuasi dapat dipercepat.
" Jika jalur darat masih sulit ditembus, saya juga minta dipercepat pembukan akses melalui laut maupun udara," kata dia.
Selain itu, Jokowi juga menekankan dipastikan adanya pelayanan untuk korban yang membutuhkan penanganan medis. Dia memerintahkan Menteri Kesehatan sebagai ketua tim bantuan untuk mempercepat pengiriman bantuan sampai di lokasi.
" Saya minta Menteri Kesehatan juga untuk memperbanyak tempat-tempat pelayanan kesehatan di lapangan juga mempersiapkan rumah sakit untuk menangani para korban serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya," kata Jokowi.
Jokowi pun memerintah agar kebutuhan para pengungsi segera dipenuhi. Meski sudah ada yang dikirim sejak Minggu, 4 April 2021, Jokowi mengungkapkan bantuan belum bisa masuk lantaran terkendala cuaca ekstrem.
" Saya minta BNPB dan Pemerintah Daerah segera mendata titik-titik pengungsian, memastikan logistiknya, tendanya, dapur lapangannya, untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi, juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak," ucap Jokowi.
Dia juga menekankan ketersediaan air bersih untuk pengungsi. Selain itu, fasilitas MCK juga harus tersedia.
Kemudian, Jokowi memerintahkan Menteri PUPR mempercepat perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan. Terdapat sejumlah jembatan roboh dan akses jalan yang rusak akibat bencana.
" Segera pulihkan jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan internet, juga distribusi logistik dan BBM sehingga bantuan dapat segera tersalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.
Lebih lanjut, Jokowi meminta adanya langkah antisipatif terhadap bahaya lanjutan dari cuaca sangat ekstrem. Jokowi meminta BMKG menggencarkan peringatan dampak dari Siklon Tropis Seroja.
" Pastikan seluruh kepala daerah dan masyarakat dapat mengakses, memantau prediksi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG. Mereka harus tahu semuanya sehingga masyarakat bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya," kata Jokowi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya