Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock / MStar.com)
Dream - Tiga petugas polisi dipecat setelah mengaku barang bukti berupa setengah ton ganja hilang karena dimakan tikus yang ketagihan.
Seorang anggota polisi di Pilar, Argentina diperiksa menyusul raibnya barang bukti ganja seberat 540 kilogram dari dalam gudang.
Menurut laporan, barang sitaan itu disimpan di gudang selama dua tahun tapi tiba-tiba sebagian menghilang.
Barang bukti yang jumlah keseluruhannya mencapai 6.000 kg itu terdaftar di gudang dua tahun lalu. Namun, setelah polisi melakukan penimbangan ulang tahun ini hanya tersisa 5.460 kg.
Tim penyidik menduga insiden itu terkait dengan mundurnya mantan Komisaris Polisi Javier Specia pada tahun 2017.
Menurut The Guardian, setelah memeriksa inventaris gudang, Specia meninggalkan lokasi tersebut tanpa menandatanganinya. Perwira senior itu kemudian mengundurkan diri.
Penggantinya, Komisaris Emilio Portero, mengetahui adanya barang bukti ganja yang hilang dan melaporkannya ke departemen urusan internal.
Setelah mendapat laporan dari Emilio, tim urusan internal langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar gudang.
Di hadapan pengadilan, Specia dengan tiga polisi lainnya memberikan keterangan yang sama. Mereka mengaku barang bukti itu hilang karena dimakan tikus.
Hakim Adrian Gonzalez Charvay kemudian menghadirkan saksi dari kalangan pakar di Universitas Buenos Aires.
Menurut para saksi, tikus tidak akan mengonsumsi ganja dalam jumlah besar. Jika memang mengonsumsinya, hewan itu pasti akan ditemukan sudah mati di sekitar gudang.
Setelah mendengarkan keterangan saksi, Hakim Adrian akan kembali menyidangkan para tersangka pada 4 Mei mendatang.
Untuk sementara ini, Hakim Adrian menganggap insiden tersebut sebagai sebuah kelalaian. Selain kasus hilangnya ganja, Specia juga akan menghadapi penyelidikan internal.
Specia diketahui belum melaporkan kekayaannya saat mengundurkan diri dari kesatuannya pada tahun 2017.
(Sumber: mStar.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya