Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(thevocket.com)
Dream - Jika Anda berkunjung ke Afghanistan, mungkin akan sulit menemukan kaum wanita di tempat umum. Kalau pun ada, pasti mereka keluar bersama suami atau memakai pakaian yang sangat tertutup seperti niqab.
Pemisah jenis kelamin di Afghanistan lebih ketat dari negara-negara lain di dunia. Wanita-wanita di negara itu tidak mempunyai hak sebanyak pria karena hukum dan budaya yang konservatif.
Namun, jika anda mengira wanita-wanita Afghanistan lemah, Anda salah besar. Beberapa foto berikut ini akan menunjukan bagaimana sekelompok wanita di sana berlatih bela diri di balik tempaan hidup yang keras negri tersebut.
Dalam foto, terlihat sekelompok gadis Afghanistan berlatih Wushu untuk kompetisi di Bukit Shahrak, Kabul, ketika musim salju. Kelompok bela diri Wushu ini diketuai oleh seorang wanita cantik berumur 20 tahun bernama Sima Azimi.
Sima adalah pelatih Wushu pertama di Afghanistan, ia mulai belajar bela diri ini saat menjadi pengungsi di Iran. Sima yang memiliki 20 murid dengan usia 14 hingga 20 tahun ingin mengupayakan para wanita di Afghanistan bisa melindungi dirinya sendiri dengan tidak selalu bergantung kepada lelaki.
Yuk simak foto-fotonya dibawah ini..














(Sumber: thevocket.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya