BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Cek Fakta: Tepukan Pada Siku Bisa Atasi Serangan Jantung (Shutterstock)
Dream - Viral video berisi informasi mengenai tepukan pada siku bagian dalam bisa menyelamatkan pasien serangan jantung.
Dalam video itu berdurasi satu menit dan 35 detik itu terlihat dua orang sedang memukul-mukul bagian dalam kedua siku seorang pria yang terlihat tidak sadarkan diri dalam bioskop, sebelum akhirnya ia terbangun.
" Pada waktu kejadian akut tepuklah siku lengan bagian dalam spt video ini, harus di ingat lengan sebelah kiri, karena disekitar lengan kiri ini terdapat 3 titik yang berhubungan dengan jantung dan paru paru."
Lalu benarkah tepukan pada siku dan lengan atas dapat mengatasi seseorang yang terkena serangan jantung?
Dilansir dari cek fakta merdeka.com, para ahli kesehatan mengatakan metode memukul-mukul bagian dalam kedua siku tidak memiliki bukti ilmiah mengatasi serangan jantung.
Justru hal itu bisa mengancam nyawa karena berpotensi membuat pasien serangan jantung tidak mendapat layanan penanganan medis darurat.
Sedangkan video yang beredar merupakan seorang pemuda mengalami kejang-kejang karena penyakit ayan saat menonton film " Wolf Warrior 2" di sebuah bioskop di kota Nanning, di Guangxi, daerah otonomi setara provinsi di Tiongkok bagian selatan, pada Agustus 2017 silam.
Christiane Tiefenbacher, dokter kepala di klinik kardiologi dan kedokteran vaskular di Marien-Hospital Wesel, Jerman, mengatakan metode yang ditunjukkan dalam video itu akan berbahaya jika digunakan.
" Video dan instruksi terkait untuk pertolongan pertama dalam kasus serangan jantung itu mengancam nyawa dan tidak memiliki bukti ilmiah," katanya.
Dalam sejumlah unggahan sesat disebutkan bahwa metode memukul-mukul siku bagian dalam akan mengaktifkan titik akupunktur pada siku dan bisa meningkatkan sirkulasi darah.
" Informasi ini salah," kata Tiefenbacher, yang juga anggota dewan Yayasan Jantung Jerman.
" Tidak ada bukti medis bahwa teknik tepuk siku ini dapat digunakan untuk memicu peningkatan aliran darah ke jantung atau bahkan penghilangan bekuan (trombus) di jantung, selain peningkatan aliran darah secara lokal ke lengan. Sebaliknya: informasi semacam ini bahkan berbahaya," sambungnya.
Saat terjadi serangan jantung, organ tubuh tersebut kekurangan pasokan oksigen yang cukup ketika pembuluh darah tersumbat, sehingga kekuatannya tidak cukup untuk memasok kebutuhan tubuh.
Dalam skenario terburuk, situasi itu dapat menyebabkan jantung langsung berhenti. Penyakit arteri koroner adalah penyebab kematian utama di seluruh dunia.
Oleh karenanya, sangatlah penting bagi pasien serangan jantung untuk segera ke rumah sakit. Di sana, pembuluh darah dapat dibuka lagi dengan teknologi kateter jantung.
Defibrilator dapat digunakan untuk mengatasi komplikasi seperti fibrilasi ventrikel (jenis detak jantung yang tidak teratur).
Kesimpulan
Menepuk-nepuk siku bagian atas diklaim bisa menolong orang yang terkena serangan jantung adalah klaim yang salah.
Para ahli kesehatan mengatakan metode memukul-mukul bagian dalam kedua siku tidak memiliki bukti ilmiah. Justru hal itu bisa mengancam nyawa karena berpotensi membuat pasien tidak mendapat layanan penanganan medis darurat.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
