7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Lokasi Penembakan Pria Di Depan Masjid Di Sumsel (Merdeka.com/Irwanto)
Dream - Kodir, 43 tahun, tewas mengenaskan di tangan tetangga sendiri. Dia menjadi korban penembakan Tivi, 40 tahun, di depan masjid.
Peristiwa yang menggegerkan warga Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, terjadi Senin siang, 24 November 2020. Peristiwa ini dipicu oleh masalah keluarga.
Kasubag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah, mengungkapkan petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara barang bukti yang diamankan berupa pakaian korban saat kejadian.
" Korban tewas di tempat karena luka tembak di kepala. Kejadiannya di masjid desa mereka," ujar Iryansyah, dikutip dari Merdeka.com.
Permasalahan yang jadi pemicu adalah hubungan asmara sesama jenis antara anak korban dengan pelaku. Terjadi keributan di antara dua gadis itu karena anak korban memukul anak pelaku.
Keluarga pelaku tak terima dan mengadu ke pemerintahan desa untuk diselesaikan. Namun saat negosiasi, keluarga korban hanya dihadiri tiga orang saja yang membuat pelaku kesal.
Keluarga pelaku memperkarakan kasus itu ke kepala desa dan ketika hendak musyawarah itulah terjadi penembakan," tutupnya.
Kedua pihak ingin menyelesaikan persoalan yang melibatkan keluarga dengan musyawarah di Masjid Nurul Iman, tak jauh dari rumah mereka. Perangkat desa yang dipimpin kepala desa setempat menjadi pihak penengah.
Ketika musyawarah akan digelar, pihak pelaku tidak terima lantaran pihak korban hanya hadir tiga orang. Pelaku pun marah-marah dan merasa tidak dihargai.
Pelaku seketika menembak korban yang sedang duduk di depan masjid, tepat di kepalanya. Korban pun tewas di tempat.
Pelaku panik dan langsung melarikan diri. Pelaku sempat menembak ke udara satu kali lantaran dikejar warga.
Sumber: Merdeka.com/Irwanto
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?